FIFA Perintahkan Mutu Bayar Rp 248 Miliar ke Chelsea

Kompas.com - 15/08/2008, 01:10 WIB

ZURICH, KAMIS - Awal musim 2008/2009 baru saja akan dimulai di ajang kompetisi Eropa, tetapi striker Fiorentina Adrian Mutu sudah dihadapkan hukuman denda.

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA), Kamis (14/8), memerintahkan Mutu membayar 17,2 juta euro atau sekitar Rp 248,8 miliar ke klub raksasa Inggris, Chelsea. Denda itu sebagai kompensasi atas kerugian Chelsea ketika striker asal Romania tersebut diskorsing dalam kasus kokain tahun 2004.

FIFA menyatakan, Mutu harus membayar uang kompensasi itu karena dianggap telah melanggar kontrak dengan Chelsea. Klub Inggris ini membeli Mutu dari Parma (Italia) seharga 15 juta poundsterling (sekitar Rp 255 miliar) pada bulan Agustus 2003. Setahun kemudian, striker berusia 29 tahun itu positif menggunakan kokain dan diskorsing tujuh bulan dari seluruh kegiatan sepak bola di dunia.

Bulan Oktober 2004, Chelsea melepas Mutu ke Juventus dan tidak menerima sepeser euro atau poundsterling pun dari klub Italia itu saat sang striker telah bebas dari skorsing. Meski vonis telah diputus FIFA, Mutu mendapat kesempatan banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Lausanne, Swiss, yang akan menjatuhkan keputusan final dan mengikat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau