Georgia Tuduh Rusia Hancurkan Fasilitas Militernya

Kompas.com - 15/08/2008, 02:53 WIB

MOSKOW, KAMIS - Pihak berwenang Georgia menyatakan, pasukan Rusia terus menghancurkan fasilitas-fasilitas militer negara itu, Kamis. Badan penyiaran internet Civil Georgia mengutip pasukan penjaga perbatasan Georgia yang mengatakan, pasukan Rusia telah masuk lagi ke kota pelabuhan Laut Hitam Poti untuk melumpuhkan fasilitas radar di daerah tersebut.

Sementara itu, radio Georgia mengungkapkan di kota Senaki dekat perbatasan provinsi separatis Abkhazia, pasukan Rusia melumpuhkan gudang amunisi Georgia dan ledakan-ledakan keras terdengar. Wartawan radio itu menyatakan, sebagian amunisi dihancurkan.

Di Gori, 60 kilometer sebelah utara Tbilisi, negosiasi mengenai kembalinya polisi Georgia ke kota itu terus dilakukan. Kendaraan-kendaraan polisi Georgia diparkir dalam deretan di pinggiran kota tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, Kamis, polisi Georgia akan kembali ditempatkan untuk berpatroli di kota itu.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Georgia dari laporan Kantor Berita Itar-Tass di Tbilisi, polisi dari pihak mereka telah mulai kembali ke kota itu, namun kemudian pergi lagi karena keberadaan militer Rusia yang meningkat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau