Laporan wartawan Kompas.com Inggried Dwi Wedhaswary
JAKARTA, JUMAT - Pada pidato kenegaraan tahun ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan menyinggung dan memberikan perhatian atas situasi dan kondisi di Papua. Berbagai situasi terakhir di provinsi tersebut harus mendapatkan respon pemerintah. Terutama soal keamanan terkait HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM).
"Masalah keamanan, harus menjadi perhatian. Terutama di Papuas, kita tahu menjelang HUT OPM kan. Tapi saya kira ini masalah yang harus dilihat dari sisi luar negeri, apalagi kongres AS mengirimkan surat soal OPM itu. Harus ada pernyataan sikap yang tegas dari Presiden. Tahun lalu bicara Aceh, tahun ini harusnya bicara Papua. Papua juga butuh perhatian," kata Direktur Centre for Strategic & International Studies, Indra Jaya Piliang, Kamis (14/8).
Persoalan lainnya, pemerintah harus bisa memberikan jaminan untuk mengantisipasi gelombang krisis sosial akibat krisis energi yang diperkirakan semakin parah tahun depan. "Dan yang penting, apakah ada kenaikan BBM atau tidak di tahun 2009. Presiden harus memberikan sinyal yang jelas," lanjut Indra.
Dalam bidang politik, diprediksi akan terjadi turbulensi politik yang kencang menjelang Pemilu 2009. Terkait hal ini, pemerintah menurut Indra harus bisa memberikan perspektif antisipasi. "Presiden sudah menunjukkan itu, dengan menyatakan akan mempertahankan pemerintahan ini untuk menjaga stabilitas politik. Selain itu, akan banyak juga hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi dan akan menimbulkan gejolak. Misalnya dalam waktu dekat puasa, lebaran, natal, tahun baru, dan lain-lain. Pemerintah harus menjelaskan, apa yang akan dilakukan untuk menjaga kestabilan kondisi," kata dia. (ING)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang