Masinis dan Kondektur Limex diperiksa

Kompas.com - 16/08/2008, 14:43 WIB

 

Laporan wartawan Kompas Helena F Nababan

BANDAR LAMPUNG, SABTU- Kepolisian Kota Besar Bandar Lampung, Sabtu (16/8) siang ini tengah memeriksa orang-orang yang berperan dalam tabrakan antara KA Limex Sriwijaya dan KA Babaranjang (Batubara rangkaian panjang) yang terjadi pagi tadi.

Mereka adalah masinis dan kondektur KA Limex maupu KA Babaranjang, petugas pengatur perjalanan kereta api di Stasiun Rejosari maupun Stasiun Labuhan Ratu.

Kepala Poltabes Bandar Lampung Ajun Komisaris Besar Syauqi Ahmad menyatakan, mereka yang diperiksa adalah masinis Limex Subandrio, asisten masinis M Utomo, dan kondektur Akmal. Sedangkan dari KA Babaranjang yang diperiksa adalah masinis Supangat, asisten masinis Puryanto, dan kondektur Effendi.

Dari pelaksana kereta api yang diperiksa adalah Sakirman (Stasiun Rejosari) dan Eko (Stasiun Labuhan Ratu). Sakirmanlah yang memberikan izin bagi KA Limex terus melaju di jalur dua menuju Stasiun Tanjungkarang.

"Kami menargetkan mampu menyelesaikan hari ini semua pemeriksaan, sehingga kami bisa segera menetapkan tersangka," kata Syauqi.

Selain melakukan penyelidikan atas kecelakaan yang menewaskan sembilan orang itu, pihak kepolisian saat ini juga masih bekerja keras memotong gerbong paling depan KA Limex yang ringsek berat, agar jalur bisa kembali dilintasi dengan lancar.

Jalur ini setiap hari dilintasi 24 KA pengangkut batubara, dua kereta pengangkut semen, rangkaian kereta pengangkut pupuk, dan rangkaian pengangkut pulp. Di jalur itu juga dilintasi satu rangkaian KA Limex, kereta ekonomi tujuan Rajabasa, dan empat rangkaian KRD Ruwai-Jurai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau