ARSENAL bermain dengan kekuatan yang cukup meragukan saat mengawali kompetisi Premier League musim 2008/09. Menjamu West Bromwich Albion di Emirates Stadium, Sabtu (16/8) malam, The Gunners tak diperkuat beberapa pemain berpengalaman seperti Cesc Fabregas dan Kolo Toure yang cedera.
Keadaan itu diperburuk oleh kenyataan bahwa tim besutan Arsene Wenger tersebut baru saja kehilangan Mathieu Flamini, Alexander Hleb dan Gilberto Silva. Tiga pemain yang pada musim sebelumnya selalu jadi tulang punggung Arsenal memilih untuk hengkang dan bergabung dengan klub lain.
Tetapi perjuangan para young guns di atas lapangan hijau benar-benar luar biasa. Mereka tampil penuh percaya diri dan langsung menuai hasil positif saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Samir Nasri yang digaet dari Marseille pada awal musim dengan harga 12 juta poundsterling (sekitar Rp 207,804 miliar) menepis semua keraguan. Mendapat umpan manis dari sayap kiri yang dilepaskan oleh Denilson, dia dengan tenang meneruskan si kulit bundar ke dalam gawang dan tak kuasa dihalau Scott Carson.
Alhasil, Arsenal pun meraih hasil positif di partai perdana Premier League. Ini tentu saja menjadi sebuah pembukaan yang cukup menjanjikan, terutama bagi Nasri yang diharapkan bisa membawa The Gunners memecahkan kebuntuan mereka setelah cukup lama paceklik gelar, baik domestik maupun Eropa.
Ya, Nasri telah menunjukkan bahwa dia memang layak diberi kepercayaan untuk mengemban tugas tersebut. Di usianya yang masih muda karena baru menginjak 21 tahun, striker asal Perancis itu sukses mengatasi tekanan, apalagi pertandingan melawan West Brom adalah debutnya di Liga Inggris bersama Arsenal.
Nasri benar-benar menyejukkan Emirates Stadium. Di saat Arsenal butuh sosok yang bisa menjadi pemicu letupan senapan, dia bisa menjalankan peran tersebut karena Nasri punya kualitas itu.
Tak heran jika Wenger pernah mengatakan bahwa Nasri adalah pemain yang punya mobilitas tinggi, visi bermain yang jauh dan mesin yang hebat. Jadi, manajer dengan sebutan The Professor itu berjuang sekuat tenaga agar dia berhasil menggaet sang striker dari Marseille.
Pemain yang orangtuanya adalah pindahan dari Aljazair itu memang telah menunjukkan bakat sebagai pemain sepakbola sejak kecil. Meskipun besar dan belajar olahraga rakyat ini dari jalanan, namun dia terus menunjukkan perkembangan yang menjanjikan sebelum bergabung dengan Pennes Mirabeau saat usia delapan tahun.
Dua tahun bermain untuk klub lokal di Marseille itu, Nasri pindah ke Olympique Marseille. Nasibnya yang bagus ini tak lepas dari kehebatan yang dimilikinya, karena ada pemandu bakat dari Marseille yang selalu mengikuti perkembangan Nasri sehingga dia direkrut.
Nasri mulai bermain dengan Marseille ketika berusia sembilan tahun. Dia melakukan debutnya bersama raksasa Perancis tersebut di Ligue 1 pada musim 2004/05 saat berusia 17 tahun di mana total dia bermain di 13 pertandingan dan masih sebagai pemain pengganti pada 11 laga--mencetak satu gol.
Seiring perjalanan waktu, Nasri pun terus memperbaiki grafik penampilannya. Tak heran jika pada 20 Mei 2007, pemain kelahiran 26 Juni 1987 itu mendapat penghargaan French Ligue 1 Young Player, mengalahkan dua rival terberatnya, yakni Jimmy Briand dan Karim Benzema. Saat bersamaan, dia juga dinobatkan sebagai Marseille's player of the year yang dipilih oleh fans--dapat 62 persen suara.
Pada pertengahan September 2007, Nasri harus masuk rumah sakit karena terserang sebuah virus seperti meningitis. Tak ayal, setelah sembuh dia perlu waktu tersendiri untuk bisa mengembalikan lagi kemampuan teknik, passing dan kecepatannya.
Namun, Nasri bisa mengatasi semua tantangan tersebut karena performanya bisa kembali seperti semula. Alhasil, pada 11 Juli 2008 Nasri pun menandatangani kontrak dengan Arsenal yang punya harapan besar agar kehadiran dirinya bisa menghadirkan warna baru di Emirates Stadium.
Asa itu mendapat jawaban pada Sabtu (16/8). Di saat The Gunners kehilangan beberapa pemain berpengalaman yang sangat diandalkan, Nasri muncul sebagai bintang baru dan membawa Arsenal meraih kemenangan di laga perdana Premier League. (LOU)
- Profil singkat
Nama: Samir Nasri
TTL: Marseille, Perancis / 26 Juni 1987
Tinggi: 1.78 m
Posisi: Gelandang serang/gelandang kiri
Klub: Arsenal
Karier klub
Yunior: 2000–2004 Marseille
Senior
Musim Klub Penampilan (gol)
2004–2008 Marseille 121 (11)
2008– Arsenal 001 (1)
Karier timnas
2006 Perancis U-21
2007– Perancis