SINGAPURA, SENIN - Perdana Menteri, Lee Hsien Loong, Minggu (17/8), menyatakan orang asing membuat perekonomian Singapura bertambah kuat. Hal itu disampaikan Lee ditengah kekhawatiran penduduk lokal bahwa mereka akan tertinggal dari para pendatang baru.
Dengan jumlah penduduk yang kecil, Singapura tidak cukup menyandarkan diri pada sumber daya manusianya, kata Lee dalam pidato kebijakan tahunannya yang disiarkan TV. "Kita mengijinkan pekerja asing dan imigran baru karena hal itu memberi keuntungan bagi Singapura," kata Lee dalam bahasa Mandarin.
Menurutnya, ekonomi Singapura menjadi lebih bersemangat dan terdiversifikasi karena pekerja asing". Tanpa partisipasi mereka, pekerja Singapura tidak akan cukup untuk menumbuhkan perekonomian," tegasnya.
Dikatakan Lee, selain ekonomi, kontribusi warga asing juga memperkuat ranking Singapura di bidang olah raga. "Imigran asing memberi kontribusi pada peningkatan di bidang olah raga, dengan tim tenis meja wanita yang diperkuat atlet kelahiran China, yang menjamin Singapura akan memenangkan setidaknya medali perak di olimpiade Beijing dengan mencapai final," kata Lee.
Singapura hanya memiliki jumlah penduduk 4,59 juta jiwa pada 2007, termasuk lebih dari sejuta pekerja asing dan keluarga mereka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang