Hari Ini, Rusia Tarik Mundur Pasukan dari Georgia

Kompas.com - 18/08/2008, 09:37 WIB

GORI, SENIN - Presiden Rusia Dmitry Medvedev  berjanji mulai menarik  pasukan dari wilayah Georgia Senin (18/8) ini. Namun, Dmitry Medvedev mengisyaratkan pasukan Rusia akan tetap ditempatkan di wilayah Georgia yang masih rawan konflik. 

Beberapa pejabat terkemuka Amerika Serikat menerangkan Washington akan meninjau hubungannya dengan Moskow setelah Rusia menerjunkan pasukannya ke Georgia. "Saya berpendapat harus ada suatu respon tegas yang ditujukan ke Rusia untuk memperingatkan bahwa tindakannya yang bercermin dari era Soviet sudah tidak mendapat tempat lagi di abad ke-21," jelas Menteri Pertahanan AS Robert Gates.

Baik Gates ataupun Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice tidak menyebutkan secara rinci mengenai sanksi yang kemungkinan diambil oleh AS atau masyarakat internsional terhadap Rusia. Rice bertolak ke Eropa Senin ini untuk membahas dengan sekutu AS di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengenai sikap yang seharusnya diambil negara Barat terhadap Rusia.   

Presiden Perancis Nicolas Sarkozy memperingatkan Medvedev mengenai ancaman konsekuensi serius dari Eropa yang ditanggung Moskow apabila Rusia tidak mematuhi perjanjian gencatan senjata yang diprakarsai oleh Eropa. Sarkozy yang memegang jabatan rotasi ketua Uni Eropa mengancam akan menggelar rapat luar biasa Dewan Uni Eropa untuk membahas sanksi yang diberlakukan apabila Rusia tidak segera menarik pasukan dari wilayah Georgia. 

Namun, Medvedev tidak menyebutkan apakah pasukan tersebut akan kembali ke Rusia. Kesepakatan gencatan yang diprakarsai oleh Uni Eropa menyerukan pasukan Georgia dan Rusia kembali ke posisi awal mereka sebelum berlangsung pertempuran pada 7 Agustus lalu.

Medvedev telah menjelaskan ke Sarkozy bahwa pasukan Rusia yang akan ditarik Senin ini bergerak menuju ke South Ossetia. Dikhawatirkan Rusia akan menggabungkan South Ossetia ke dalam wilayahnya.

Dugaan itu muncul setelah provinsi separatis Georgia lainnya Abkhazia memisahkan diri dari kekuasaan Georgia pada tahun 1990an dan mendeklarasikan kemerdekaan. Pantai Laut Hitam Rusia akan bertambah hingga lebih dari 25 persen apabila Abkhazia bergabung dengan wilayah kekuasaan Moskow.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau