Saham "Green Shoe" BNI Dilepas Minimal pada Rp 2.050

Kompas.com - 19/08/2008, 15:32 WIB

JAKARTA, SELASA - Pemerintah menyatakan minat investor terhadap saham green shoe PT Bank BNI Tbk (BBNI) cukup tinggi, namun hanya akan dilepas pada harga minimal Rp 2.050 per lembar. "Banyak investor yang serius, tetapi hingga kini belum diputuskan untuk dilepas karena harganya masih di bawah Rp2.050," kata Sekretaris Menneg BUMN Muhammad Said Didu, di Jakarta, Selasa (19/8).

Green Shoe adalah penambahan jumlah penawaran saham oleh penjamin emisi ketika melakukan penawaran saham. Tujuan green shoe biasanya untuk mengurangi volatilitas (gejolak) harga saham setelah pencatatan saham di bursa. BNI ketika melakukan penawaran umum kedua (secondary offering) pada Juli 2007, menerbitkan 1,99 miliar saham baru (rights issue), penjualan saham pemerintah sebanyak 1,50 miliar saham, dan saham green shoe mencapai 473,89 juta saham.
    
Pemerintah sendiri ingin pelepasan saham green shoe BNI bisa dilepas pada harga minimal sesuai dengan harga secondary offering yaitu pada level harga Rp 2.050 per lembar. "Kalau harganya masih di bawah Rp2.050 tidak dilepas dulu. Kalau di bawah itu bisa dimarahi rakyat," tegas Said.
    
Meski begitu ujarnya, yang penting pemerintah telah memiliki izin pelaksanaan green shoe, kapan realisasinya tinggal menunggu waktunya saja. Harga saham Bank BNI di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (19/8) diperdagangkan pada kisaran Rp1.240 per saham.

Sebelumnya Menneg BUMN Sofyan Djalil mengisyaratkan green shoe saham BNI tidak dapat dilakukan pada tahun ini karena kondisi pasar saham yang kurang mendukung. "Sayang sekali, kondisi pasar saat ini sedang tidak bagus. Pelepasan green shoe atau tidak terletak pada harganya," kata Sofyan.
    
Karena itu ia menjelaskan, opsi pelepasan saham green shoe BNI sangat tergantung kondisi pasar membaik agar diperoleh hasil yang maksimal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau