KPPU: PT AP I Diskriminatif

Kompas.com - 19/08/2008, 17:46 WIB

JAKARTA, SELASA - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan PT Angkasa Pura (AP) I Persero terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan diskriminasi dalam konsesi hak pengelolaan reklame di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Pemeriksaan KPPU membuktikan bahwa PT AP I telah melanggar Undang-Undang No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, Pasal 19 huruf d yaitu melakukan praktik diskriminasi terhadap pelaku usaha tertentu.

Dalam pembacaan hasil sidang majelis KPPU di Jakarta, Selasa (19/8), BUMN tersebut terbukti mengonsesikan hal pengelolaan reklame di lokasi gerbang tol dan sekitarnya seluas 1.414,23 meter persegi kepada PT Sido Maju Industri Estat tanpa melalui proses tender.

Tindakan PT AP I yang menetapkan batas bawah harga sewa tempat reklame di lokasi gerbang tol dan sekitarnya lebih rendah dari batas bawah harga sewa tempat reklame di lokasi outdoor merupakan bentuk praktik diskriminasi. Praktik diskriminasi dalam pengonsesian hak pengelolaan reklame di lokasi outdoor Bandara Juanda dianggap menghambat persaingan di antara perusahaan pengelola reklame di sekitar Bandara Juanda.

Vonis KPPU tersebut dibacakan secara bergantian oleh majelis komisi yang menangani perkara ini yaitu Yoyo Arifardhani SH. MM, LLM, Dr Sukarmi dan Prof Dr Ir Ahmad Ramadhan Siregar MS.

Karenanya, KPPU memerintahkan kepada PT AP I untuk melakukan negosiasi ulang harga sewa tempat reklame di lokasi gerbang tol dan sekitarnya seluas 1.414,23 meter persegi dengan PT Sido Maju Industri Estat untuk sisa jangka waktu hak pengelolaan reklame di lokasi gerbang tol dan sekitarnya. "Terhitung sejak putusan KPPU dibacakan," kata Yoyo.

Ditambahkannya, KPPU memeriksa dan menyusun putusan terhadap kasus konsesi hak pengelolaan papan reklame ini dengan prinsip independensi. "Tidak memihak pada siapapun, karena KPPU mengemban amanat pemerintah untuk mewujudkan kepastian berusaha yang sama bagi setiap pelaku usaha," ujar Yoyo. (Persda Network/Hendra Gunawan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau