JAKARTA, RABU - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin mengingatkan bahwa UUD 1945 telah mengamanatkan pada pemegang kekuasaan negeri ini, untuk menyejahterakan rakyat.
"Apapun yang kita lakukan, baik dalam merumuskan undang-undang maupun kebijakan, semuanya harus dimuarakan pada kesejahteraan dan kepentingan rakyat," ujar Din dalam pidato ulang tahun pertama Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) di Jakarta, Selasa (19/8) malam.
Din yang juga ketua CDCC mengatakan, kesejahteraan dan kepentingan rakyat inilah yang hendaknya menjadi rujukan dasar dalam setiap bentuk pelaksanaan amanah rakyat sebagai pemimpin dan pemangku jabatan publik.
"Kesejahteraan dan kepentingan rakyat inilah yang hendaknya menjadi ruh, jiwa, dan nafas dari seluruh isi kebijakan ekonomi kita," ujarnya.
Menurut Din, parameter inilah sejatinya menjadi benchmark dalam menilai apakah kontrak-kontrak, perjanjian ekonomi, politik, dan militer Indonesia, dengan siapa saja, baik luar maupun dalam negeri, sudah tepat atau tidak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang