NEW YORK, RABU - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Selasa (19/8) waktu New York, secara tertutup mempertimbangkan sebuah rancangan resolusi baru seruan pelaksanaan penuh gencatan senjata di Georgia dan penarikan menyeluruh pasukan Rusia. Lima belas orang duta besar dewan itu mempertimbangkan sebuah rancangan proposal yang diajukan oleh Perancis atas nama Uni Eropa dengan dukungan Amerika Serikat (AS) yang "meminta pelaksanaan penuh dan segera gencatan senjata bagi Rusia dan Georgia".
Proposal itu juga "meminta penarikan segera pasukan Rusia ke garis batas wilayah sebelum pecah bentrokan pada 7 Agustus lalu dan kembalinya pasukan Georgia ke markasnya." Rancangan proposal itu juga menekankan kembali "komitmen seluruh anggota terhadap kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah Georgia sesuai dengan batas-batas wilayahnya yang diakui secara internasional.
Namun Rusia memastikan penolakan terhadap istilah apapun yang merujuk pada integritas wilayah Georgia dalam proposal itu. Moskow beralasan bahwa awal konflik dimulai ketika Ossetia Selatan dan Abkhazia tidak ingin menjadi bagian dari Georgia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang