Jelang Puasa, Harga Bahan Pangan Masih Stabil

Kompas.com - 20/08/2008, 11:54 WIB

JAKARTA,RABU - Tenang. Hingga dua pekan menjelang Ramadhan alias bulan puasa 2008, belum ada gejolak harga-harga kebutuhan pokok. Harga beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, terigu, dan susu masih kalem. Pemerintah pun menjamin harga-harga akan stabil.

Direktur Bina Pasar dan Distribusi Departemen Perdagangan (Depdag) Gunaryo menyatakan, harga beberapa kebutuhan pokok masih aman karena pasokannya cukup. "Belum terlihat tandatanda kenaikan," tandas Gunaryo, Selasa (19/8).

Gunaryo belum khawatir akan ada gejolak harga menjelang puasa yang jatuh mulai 1 Oktober 2008. Dia memprediksi kenaikan harga hanya akan berlangsung pada dua hingga tiga hari menjelang awal puasa. "Tapi naiknya paling hanya 5 persen saja," ujarnya. Setelah itu, ia yakin harga akan kembali normal.

Dari beberapa kebutuhan pokok, Gunaryo meramalkan harga ayam dan bumbu yang akan naik karena permintaan juga meningkat. "Permintaan akan naik 10-15 persen," tambahnya.

Direktur Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Nelis Soekidi pun menjamin bahwa harga beras berbagai jenis juga akan tetap Stabil. "Contohnya, empat jenis beras di PIBC masih normal, belum ada kenaikan yang berarti," katanya.

Ia mencontohkan, harga beras IR 1 masih berkisar Rp 5.050 - Rp 5.100 per kg. Sedangkan harga beras IR Super berkisar Rp 5.250 hingga Rp 5.300 per kg. Menurut Nelis, kecil kemungkinan harga beras naik tinggi menjelang puasa. "Pasokan beras masih mencukupi," ujarnya.

Saat ini, PIBC menampung lebih dari 2.000 ton beras per hari. Jumlah ini termasuk aman. Memang, pada pekan lalu, harga beras sempat naik Rp. 50 - Rp 100 per kg. Tapi, Nelis menilai kenaikan itu masih wajar. Nelis bilang, permintaan beras juga belum mempengaruhi jumlah stok beras di PIBC. Saat ini, antara suplai dan permintaan masih setara. Dia memprediksi kenaikan permintaan baru terjadi pada November dan Desember, di saat kemarau panjang. (Rizky Herdiansyah)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau