JAKARTA,RABU - Tenang. Hingga dua pekan menjelang Ramadhan alias bulan puasa 2008, belum ada gejolak harga-harga kebutuhan pokok. Harga beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, terigu, dan susu masih kalem. Pemerintah pun menjamin harga-harga akan stabil.
Direktur Bina Pasar dan Distribusi Departemen Perdagangan (Depdag) Gunaryo menyatakan, harga beberapa kebutuhan pokok masih aman karena pasokannya cukup. "Belum terlihat tandatanda kenaikan," tandas Gunaryo, Selasa (19/8).
Gunaryo belum khawatir akan ada gejolak harga menjelang puasa yang jatuh mulai 1 Oktober 2008. Dia memprediksi kenaikan harga hanya akan berlangsung pada dua hingga tiga hari menjelang awal puasa. "Tapi naiknya paling hanya 5 persen saja," ujarnya. Setelah itu, ia yakin harga akan kembali normal.
Dari beberapa kebutuhan pokok, Gunaryo meramalkan harga ayam dan bumbu yang akan naik karena permintaan juga meningkat. "Permintaan akan naik 10-15 persen," tambahnya.
Direktur Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Nelis Soekidi pun menjamin bahwa harga beras berbagai jenis juga akan tetap Stabil. "Contohnya, empat jenis beras di PIBC masih normal, belum ada kenaikan yang berarti," katanya.
Ia mencontohkan, harga beras IR 1 masih berkisar Rp 5.050 - Rp 5.100 per kg. Sedangkan harga beras IR Super berkisar Rp 5.250 hingga Rp 5.300 per kg. Menurut Nelis, kecil kemungkinan harga beras naik tinggi menjelang puasa. "Pasokan beras masih mencukupi," ujarnya.
Saat ini, PIBC menampung lebih dari 2.000 ton beras per hari. Jumlah ini termasuk aman. Memang, pada pekan lalu, harga beras sempat naik Rp. 50 - Rp 100 per kg. Tapi, Nelis menilai kenaikan itu masih wajar. Nelis bilang, permintaan beras juga belum mempengaruhi jumlah stok beras di PIBC. Saat ini, antara suplai dan permintaan masih setara. Dia memprediksi kenaikan permintaan baru terjadi pada November dan Desember, di saat kemarau panjang. (Rizky Herdiansyah)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang