Akhirnya, XL Tembus Papua

Kompas.com - 20/08/2008, 15:03 WIB

JAKARTA, RABU - PT Excelcomindo Pratama (XL) akhirnya mampu menembus Provinsi Papua. XL memulai layanan bisnis telekomunikasinya di provinsi tertimur Indonesia tersebut setelah secara resmi memfungsikan 15 base transceiver station (BTS) atau stasiun pemancar diprovinsi itu, Rabu (20/8).

Sebenarnya, XL telah beroperasi di Papua sejak Desember 2007 lalu saat izin operasi dikeluarkan. Namun, secara resminya baru dipublikasikan pada Rabu ini. XL Perlu menunggu selama 12 tahun untuk bisa menembus Papua. Dengan 15 BTS tersebut, kini XL telah mengoperasikan 14.000 BTS mulai Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) hingga Papua yang meliputi Jayapura, Manokwari, Sorong, Timika, Biak dan Merauke.

Peresmian pembukaan XL di Papua tersebut ditandai dengan telekonferensi Menteri Komunikasi dan Informasi M Nuh DEA dari Jakarta dengan masyarakat di Papua. Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo sempat menanyakan kondisi terkini masyarakat Papua, terutama soal pendidikan.

Sementara Direktur Komersial XL, Joy Wahyuddin pada kesempatan tersebut mengatakan, setelah ada 15 BTS dan satu Base Station Center (BSC), dalam waktu tidak lama lagi XL segera mengintegrasikan 11 BTS lagi dan meletakkan mobile switching center (MSC) untuk menambah pelayanan bagi masyarakat Papua.

Untuk menggelar layanan di Papua, XL masih menggunakan satelit sebagai sarana utama penghubung dengan jaringan di wilayah Indonesia. Koneksi menggunakan jaringan fiber backbone telah dilakukan pada jaringan mulai dari Makassar. Untuk sementara, jelas Joy, XL menargetkan mampu merangkul sebanyak 20.000 pelanggan yaitu 15.000 pelanggan di Jayapura dan 5.000 di Sorong.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau