Mesin Kijang Diekspor ke Amerika

Kompas.com - 20/08/2008, 18:04 WIB

JAKARTA, RABU - Toyota Astra Motor (TAM) akan mengekspor mesin Toyota Kijang Innova  ke Amerika Serikat. Hal tersebut diungkapkan Jhonny Darmawan, Presdir PT TAM, kemarin di Jakarta. Memang, Jhonny belum membocorkan, kapan mesin itu akan mulai dikirim. 

Dijelaskan, saat ini konsumen mobil di negara Paman Sam itu cenderung memilih mesin berkapasitas lebih kecil dan efisien. Untuk mengantisipasi pasar tersebut, Toyota Motor Corporation (TMC), prinsipal TAM, menawarkan mesin bensin 2.000 cc yang selama digunakan untuk Kijang Innova.

“Mesin Kijang itu nantinya dipakai untuk Tacoma,” lanjut Johnny. Tacoma adalah pick up Toyota yang dipasarkan di Amerika. Saat ini Tacoma menggunakan dua pilihan mesin, yaitu V-6, 4.000 cc dan mesin 4 silinder 2.700 cc. Menurutnya mesin, 4.000 cc itulah yang akan diganti.

Strategi yang dilakukan Toyota, Tacoma tetap menggunakan dua pilihan mesin, namun kapasitasnya lebih kecil, yaitu 2.700 cc atau 2.000 cc. Karena itu pula, pabrik mesin yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara itu, kini harus bekerja penuh, tiga shift. Karena itulah ia berharap, pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN saat ini, termasuk pabrik, harus dicarikan solusi secepatnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau