JAKARTA, KAMIS - Babak pertama turnamen Piala Kemerdekaan 2008 antara Indonesia A dan Kamboja membuahkan hasil kemenangan telak bagi tuan rumah. Hanya dalam waktu 35 menit, tim senior tanah air sudah unggul 5-0 dan empat di antaranya diciptakan oleh Budi Sudarsono.
Meski hanya ditonton oleh kurang dari 300 penonton, tim Garuda langsung memimpin berkat gol kapten Charis Yulianto pada menit ke-8. Menerima umpan dari tengah, Charis yang lepas dari jebakan offside melepaskan tembakan voli kaki kiri ke sisi kanan gawang Kamboja. Kiper Kamboja, Ouk Mic kuasa menjangkau bola sehingga tuan rumah unggul 1-0.
Dua menit berselang, kegemilangan Budi mulai tampak. Memanfaatkan kesalahan bek lawan, striker Persik Kediri itu mencungkil bola ke atas dan menyundulnya ke gawang yang sudah ditinggalkan Mic.
Indonesia sebetulnya mencetak gol ketiga lewat penalti setelah Budi dijatuhkan Tieng Tiny di menit ke-17. Bambang Pamungkas yang menjadi algojo berhasil menyarangkan bola ke kanan gawang, tapi wasit Shahabuddin Moh Hamiddin menganulirnya karena melihat Arif Suyono sudah lebih dulu bergerak ke kotak penalti lawan.
Tim "Merah Putih" akhirnya mencetak gol ketiga melalui Budi. Gol itu berawal dari pergerakan Bambang di sayap kanan, yang memberikan umpan sejajar kepada Budi di depan gawang.
Budi lagi-lagi menjadi bintang lapangan dengan mencetak hat-trick pada menit ke-29. Pemain Persija Jakarta itu menyambut umpan Muhammad Ilham dari sayap kiri melalui sundulan yang melambung di atas kepala Mic.
Kamboja yang selalu kalah dalam pertarungan di lini tengah semakin kewalahan setelah Budi mencetak gol keempatnya enam menit kemudian. Gol itu lagi-lagi lahir dari kerja sama Bambang kepada Budi yang sudah berjaga-jaga di depan gawang. (LHW)
Susunan pemain:
Indonesia: Markus Harison, Muhamad Roby, Charis Yulianto, Isnan Ali, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Ismed Sofyan, Muhammad Ilham, Firman Utina, Arif Suyono, Bambang Pamungkas
Kamboja: Ouk Mic, Kim Chanbunrith, Tieng Tiny, Thuk Sothearith, Chea Virath, Ieng Saknida, Chan Rithy, Sun Sovannarith, Sam El Nasa, Kouch Sokumpheak, Pich Sina
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang