Bendol: Fisik Pemain Masih Lemah

Kompas.com - 22/08/2008, 00:21 WIB

JAKARTA, KAMIS - Kemenangan telak tim senior Indonesia atas Kamboja dalam pertandingan perdana Grup Piala Kemerdekaan 2008 membuat pelatih Benny Dollo tak berpuas diri. Menurutnya, masih banyak kekurangan dalam hal fisik dan di sektor pertahanan. Striker Bambang Pamungkas juga tidak sedang dalam kondisi terbaiknya.

"Ada masa-masa off day bagi pemain. Mungkin hari ini bagi BP (panggilan Bambang, Red). Tapi memang banyak juga kelemahan-kelemahan di babak kedua, terutama di pertahanan," kata Bendol usai pertandingan yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Kamis (21/8) malam tersebut.

Bendol menjelaskan, fisik para pemain masih menjadi kendala utama bagi tim asuhannya. Itu sebabnya pada babak kedua tim "Merah Putih" tidak lebih mudah menguasai permainan ketimbang babak pertama. Ia mengakui, meski kalah telak, Kamboja berani bermain terbuka. "Saya pikir pemain-pemain kita lebih tenang, termasuk (Muhamad Ilham) dan Arif (Suyono). Cuma di babak kedua, merosotnya fisik mereka membuat lawan lebih mudah memberikan tekanan," tambanya.

Berbeda dari tim Indonesia B yang harus bertanding kembali pada Jumat (22/8) malam, tim Indonesia A baru bertanding kembali pada Senin (25/8). Kesempatan ini akan digunakan Bendol untuk menyegarkan fisik para pemain dan membenahi kekurangan-kekurangan timnya.

Sementara itu, Pelatih Kamboja, Prak Sovannara mengakui timnya sudah bermain semaksimal mungkin. Ia membantah timnya mengalami jatuh mental sebelum bertanding. "Pertandingan berjalan normal, kami sudah bermain sebaik mungkin. Saya pikir kami tidak takut, itu sebabnya kami menyerang sejak babak pertama," katanya.

Setelah penampilan malam ini, Kamboja akan kembali bertanding melawan Myanmar, Jumat pukul 18.30 WIB. Sovannara berharap timnya dapat bermain lebih baik dan ia berjanji akan melakukan beberapa perubahan, termasuk mengganti kiper Ouk Mic yang tampil kedodoran di pertandingan lawan Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau