LONDON, JUMAT - Tottenham Hotspur dalam keadaan terdesak, setelah kesulitan membeli Andrei Arshavin dari Zenit St. Petersburg. Tottenham kini malah berada di ambang rawan, karena krisis striker. Makanya, pelatih Juande Ramos menyatakan timnya dalam keterdesakan untuk segera mendapatkan striker baru.
Tottenham memang sedang krisis penyerang, setelah Robbie Keane dibeli Liverpool. Apalagi, Dimitar Berbatov kini akan pindah ke Manchester United.
"Kami sudah punya daftar target striker. Tapi, kami kini harus bekerja keras untuk mendapatkannya. Negosiasi memang susah dan kadang lebih susah dari yang diduga. Yang pasti, kami lebih tahu apa yang kami kerjakan dan siapa yang kami target," kata Ramos.
Semakin berat, karena jendela transter sudah akan ditutup pada 31 Agustus. Khisis Inggris akan diperpanjang sehari, 1 September. Namun, dengan waktu yang singkat itu, Tottenham harus sigap mendapatkan striker.
"Proses membeli pemain memang kadang-kadang butuh waktu yang lama. Tapi, suporter harus sadar bahwa kami serius ingin memperkuat tim, terutama di lini depan. Sering kali hal-hal seperti ini butuh waktu," jelasnya.
Lawan Sunderland, Sabtu (23/8), Juande Ramos menyatakan akan memasang Berbatov sejak awal. Sebab, Tottenham memang butuh kemenangan, setelah sebelumnya dikalahkan Middlesbrough 1-2. Saat lawan Middlesborugh itu, Berbatov hanya dimainkan sebagai cadangan.
"Selama masih di sini, Berbatov 100 masih pemain Tottenham. Maka, kami berhak memainkannya. Itu bukan karena kami ingin mengatasi masalah krisis lini depan," ujar Ramos. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang