Tottenham Buru-buru Cari Striker

Kompas.com - 22/08/2008, 03:29 WIB

LONDON, JUMAT - Tottenham Hotspur dalam keadaan terdesak, setelah kesulitan membeli Andrei Arshavin dari Zenit St. Petersburg. Tottenham kini malah berada di ambang rawan, karena krisis striker. Makanya, pelatih Juande Ramos menyatakan timnya dalam keterdesakan untuk segera mendapatkan striker baru.

Tottenham memang sedang krisis penyerang, setelah Robbie Keane dibeli Liverpool. Apalagi, Dimitar Berbatov kini akan pindah ke Manchester United.

"Kami sudah punya daftar target striker. Tapi, kami kini harus bekerja keras untuk mendapatkannya. Negosiasi memang susah dan kadang lebih susah dari yang diduga. Yang pasti, kami lebih tahu apa yang kami kerjakan dan siapa yang kami target," kata Ramos.

Semakin berat, karena jendela transter sudah akan ditutup pada 31 Agustus. Khisis Inggris akan diperpanjang sehari, 1 September. Namun, dengan waktu yang singkat itu, Tottenham harus sigap mendapatkan striker.

"Proses membeli pemain memang kadang-kadang butuh waktu yang lama. Tapi, suporter harus sadar bahwa kami serius ingin memperkuat tim, terutama di lini depan. Sering kali hal-hal seperti ini butuh waktu," jelasnya.

Lawan Sunderland, Sabtu (23/8), Juande Ramos menyatakan akan memasang Berbatov sejak awal. Sebab, Tottenham memang butuh kemenangan, setelah sebelumnya dikalahkan Middlesbrough 1-2. Saat lawan Middlesborugh itu, Berbatov hanya dimainkan sebagai cadangan.

"Selama masih di sini, Berbatov 100 masih pemain Tottenham. Maka, kami berhak memainkannya. Itu bukan karena kami ingin mengatasi masalah krisis lini depan," ujar Ramos. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau