Laporan Wartawan Kompas Suhartono
JAKARTA, JUMAT — Di depan sidang paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Jumat (22/8) pagi ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengajak para pemimpin di daerah untuk pandai-pandai membaca tanda-tanda perubahan zaman. Para pemimpin daerah juga diajak untuk jeli memanfaatkan berbagai peluang dalam ekonomi lokal, nasional, dan internasional.
Ajakan Presiden itu terungkap dari sebagaian isi pidato Presiden yang akan disampaikan Jumat pagi ini yang kopi pidatonya telah diterima Kompas. Naskah pidato sepanjang 42 halaman ini akan dibacakan Presiden sekitar 1,5 jam.
"Percayalah pada abad ke-21 ini kapasitas suatu bangsa, suatu masyarakat, dan suatu ekonomi untuk melesat ke depan jauh lebih besar dibanding era-era sebelumnya. Sebab itu patut kita berbangga hati, melihat tampilnya barisan pemimpin-pemimpin yang cemerlang di daerah. bukan hanya di sektor pemerintah daerah, tapi juga di sektor swasta, masyarakat madani, akademisi, media, dan lembaga swadaya masyarakat," paparnya
Menurut Presiden, Indonesia hanya bisa unggul kalau ada dinamika di daerah. "Sukses Indonesia adalah cerminan sukses daerah. Dewasa ini kita melihat suatu fenomena internasional yang menarik, yaitu menjamurnya ekonomi lokal di berbagai negara yang tumbuh luar biasa, seperti di India, China, Eropa, dan Amerika," ujarnya.
Ditambahkan Presiden, dari berbagai fenomena ini, bangsa Indonesia dapat menarik pelajaran, faktor penting pertumbuhan ekonomi bukan hanya terdapat di kerja sama internasional, tapi juga berlangsungnya kerja sama antara daerah yang positif. "Karena itulah saya mengajak para pemimpin di daerah untuk pandai-pandai membaca tanda perubahan zaman," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang