JAKART, JUMAT - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyambut gembira keikutsertaan calon perseorangan dalam proses demokrasi di daerah mulai tahun ini.
"Ini merupakan tonggak penting bagi peningkatan perluasan partisipasi politik masyarakat juga sekaligus merupakan tantangan bagi partai politik untuk menyiapkan kader-kadernya yang berkualitas untuk bersaing dengan calon perseorangan," ujar Presiden sebagaimana dikutip dari sebagian pidatonya di depan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Daerah, di Jakarta, Jumat (22/8).
Menurut Presiden perluasan partisipasi politik ini diharapkan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan pemerintahan di daerah.
"Namun demikian, walaupun kita semua antusias menyambut datangnya pemilu tahun depan, saya mengajak semua penyelenggara negara untuk tetap mengutamakan tugas penyelenggaraan negara karena ini merupakan wujud dari etika pemerintah yang perlu kita junjung tinggi demi menjamin kelancaran pelayanan masyarakat dan terpenuhinya kepetiingan rakyat," papar Presiden.
Ditambahkan, pada akhir tahun ini seluruh gubernur, bupati dan walikota di Indonesia akan sudah terpilih langsung oleh konstituennya melalui pemilihan langsung kepala daerah atau pilkada.
Selain akan mengubah peta politik di Indonesia juga mengubah dinamika politik nasional ke arah yang lebih akuntabel dan demokratis. Catatan Presiden sejak 1 Juni 2005 lalu hingga 20 Agustus 2008 telah dilaksanakan 414 pilkada.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang