Observasi Lapangan IOAA Terpaksa Diulang

Kompas.com - 22/08/2008, 20:02 WIB

BANDUNG, JUMAT-  Kekhawatiran anomali cuaca akan menggangu lomba observasi lapangan dan analasis data dalam Olimpiade Internasional Astronomi dan Astrophysic atau IOAA II di Bandung, terjadi. Sesi peneropongan dan pemotretan bintang pada hari Kamis (21/8) malam dihentikan dan dilanjutkan pada Jumat (22/8) malam ini.

Menurut Ketua tim Pembuatan Soal IOAA II, Dr. Hakim Malasan, Jumat (22/8), di Bandung, lomba observasi lapangan yang terdiri dari peneropongan dan pemotretan bintang dihentikan sekitar pukul 22.00. Saat itu, langit mulai gelap, sehingga tidak memungkinkan melakukan aktivitas peneropongan dan pemotretan bintang.

Oleh kare na itu, untuk membuatnya seobyektif mungkin, panitia terpaksa menghentikan lomba dan melanjutkan keesokan harinya. Namun, sesi ini hanya untuk lomba observasi lapangan menggunakan teropong dan kamera. Untuk observasi mata telanjang, tidak perlu peng ulangan. Saat observasi mata telanjang dilakukan, langit belum gelap sehingga bintang masih bisa diamati.

Hakim mengatakan, observasi ulangan dilakukan pukul 20.00 malam ini. Ia berharap cuaca mendukung untuk melakukan pemotretan dan peneropongan di langit lintang selatan. Peraturannya sama dengan sebelumnya, peserta diberi waktu observasi lapangan selama 20 menit.

"Tidak ada protes dari peserta, karena mereka memahami keterbatasan ini. Mereka tidak keberatan ketika pertandingan dihentikan dan dilakukan keesokan harinya, katanya," katanya.

IOAA II diikuti 95 siswa setingkat sekolah menengah atas perwakilan 24 negara di seluruh dunia. Beberapa negara maju dalam astronomi dan astrophysic yang mengirimkan wakilnya antara lain China, India, dan Thailand. Namun, hadir pula wakil negara berkembang seperti Myanmar, Bangladesh, dan Brazil.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau