Jindra Ditemukan Pencari Kepiting

Kompas.com - 23/08/2008, 15:02 WIB

BALIKPAPAN- Siapa yang menemukan Jindra Bromova, bule asal Ceko akhiranya diketahui. Jindra ditemukan tiga anak yang sedang mencari kepiting. Mereka adalah Jani (14), Asben (18), dan Rusni (17) warga Pantai Langu.

"Pertama kami lihat dia minta tolong pakai bahasa Inggris. Dia masih di tepian mangrove di daerah perairan Solok Tengah (Kabupaten Penajam Paser Utara). Tapi kami takut, jadi kami pergi," ujar Jani yang diamini kedua temannya, Sabtu (23/8).

Tapi, rasa takut itu kalah oleh rasa penasaran yang besar. Bertiga mereka kembali ke lokasi tempat Jindra berada. "Kali ini kami bawa perahu klotok. Saat kami kembali bule itu sudah berada di tengah-tengah sungai," kata mereka lagi.
 
Setelah membantu mengangkat tubuh Jindra ke klotok, mereka pun membawa bule yang tersesat di Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) Balikpapan ini ke perkampungan atas air Pantai Langu.

Jindra pun beristirahat di rumah milik Sopian. Kehadiran Jindra sontak menjadi pusat perhatian warga. Ia pun dikerubuti. Warga kemudian melapor soal ditemukannya bule ini. Tak lama Alexandra, bule Amerika yang tergabung dalam Beruang Madu Enclouser di Km 23 Balikpapan didatangkan untuk menenangkan Jindra yang masih syok. (joni kusworo)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau