Malaysia Akhirnya Turunkan Harga BBM

Kompas.com - 24/08/2008, 17:06 WIB

KUALA LUMPUR, MINGGU - Pemerintah Malaysia, Sabtu (23/8), menurunkan harga eceran bahan bakar minyak (BBM) sebesar 5,6 persen  untuk membantu menekan peningkatan inflasi.  Harga bensin di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) ditetapkan 2,55 ringgit (0,77 dollar AS) per liter, turun dari 2,70 ringgit. Sedangkan harga solar diturunkan dari 2,58 ringgit menjadi 2,50 ringgit per liter.

Menurut Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi, langkah tersebut akan membantu menekan laju inflasi yang naik ke posisi tertinggi dalam satu dekade 8,5 persen pada Juli. "Pemerintah berharap penurunan harga bensin dan solar tersebut akan membantu meringankan konsumen termasuk mengurangi tekanan inflasi," kata Abdullah dalam sebuah pernyataannya.

Menurutnya dengan penurunan harga BBM tersebut, pemerintah memberikan subsidi 30 sen (0,3 ringgit atau 0,09 dolar AS) per liter untuk bensin dan 50 sen untuk solar.  Pengumuman penurunan harga BBM tersebut mengejutkan, karena Abdullah bar-baru ini mengatakan bahwa harga BBM di SPBU akan diturunkan pada akhir bulan, dan hanya jika harga minyak mentah global terus menurun.

Pada Juni 2008, pemerintah Malaysia menaikan harga bensin hingga 41 persen dan solar mencapai 63 persen yang bertujuan untuk mengurangi tagihan subsidi  yang membesar, akibat melambungnya harga minyak mentah dunia. Meski naik, harga BBM di Malaysia masih yang terendah di kawasan Asia Tenggara.

Penurunan harga BBM akhir pekan ini dilakukan jelang pemilihan parlemen pada Selasa dimana partai koalisi Abdullah yang berkuasa menghadapi oposisi pimpinan Anwar Ibrahim, yang diperkirakan akan dimenangkan Anwar dengan mudah. Aliansi oposisi tiga partai Anwar membuat kemenangan utama pada pemilihan umum 8 Maret dengan memenagkan 82 kursi dari 222 kursi di parlemen mengambil kendali lima dari 13 negara bagian Malaysia. Anwar telah mengklaim oposisi siap mengambilalih pemerintahan pada pertengahan September.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau