Kristen Berada di Balik Kembalinya Sheva

Kompas.com - 24/08/2008, 22:42 WIB

SELAIN negosiasi yang sukses antara AC Milan dan Chelsea, ada faktor lain yang memperlancar kembalinya Andriy Shevchenko ke AC Milan. Dia tak lain adalah istrinya sendiri, Kristen. Sebab, di Milan, Kristen merasa berada di rumah daripada di London.

Ketika Sheva memutuskan pindah ke Chelsea dengan transfer 30 juta pounds, pengaruh Kristen juga besar. Wanita dari Amerika Serikat itu beralasan agar Sheva dan dua anaknya bisa belajar bahasa Inggris.

Saat itu, banyak suporter Milan yang menyalahkan Kristen sebagai biang kepindahannya ke Chelsea. Namun, setelah Sheva kembali, mereka masih mencintainya.

"Saya bahagia sebab Sheva kembali. Anak-anak dan saya juga sadar bahwa kembali ke Milan sangat membahagiakan. Kami merasa di rumah," kata Kristen.

Minggu (24/8), Sheva dan keluarganya langsung terbang dari London ke Milan. Dia harus menjalani tes kesehatan di Milan Senin (25/8), kemjudian menandatangani kontrak.

Baik Chelsea maupun Milan tidak mau mengungkapkan status transfer Sheva, apakah sekadar dipinjamkan atau dibeli secara permanen. Ini yang memunculkan banyak spekulasi, terutama kemungkinan Milan juga akan menjual Kaka ke Chelsea sebagai bagian dari transfer itu.

Sayangnya, kehadiran Sheva ke Milan tak akan disambut para pemain Milan. Sebab, kebanyakan pemain sedang berada di Spanyol untuk tampil di Gijon Cup lawan Sporting Gijon. (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau