MAGELANG, SENIN - Mengikuti kebijakan dari PT Pertamina, harga elpiji di Kota dan Kabupaten Magelang, kembali melambung. Di tingkat pengecer, kenaikan harga elpiji bahkan mencapai Rp 80.000 per tabung.
Mei, salah seorang pengecer di Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, mengatakan, sejak Senin (25/8) kemarin, harga elpiji ukuran 12 kilogram (kg) di tingkat agen naik dari Rp 67.000 menjadi Rp 75.000 per tabung.
"Dengan begitu, harga eceran tabung akhirnya juga saya naikkan dari Rp 70.000 per tabung menjadi Rp 80.000 per tabung," terangnya, Senin kemarin.
Menurut Mei, kenaikan harga elpiji ini dipastikan akan menimbulkan reaksi di masyarakat. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, ketika harganya menjadi Rp 70.000 per tabung, penjualan elpiji langsung terhenti karena tidak ada konsumen yang membeli. Kondisi ini berlangsung selama seminggu penuh. "Saya memperkirakan reaksi serupa akan kembali terjadi," terangnya.
Nur Athfal, pengecer elpiji di Kecamatan Secang, mengatakan, pada Senin kemarin, harga elpiji di tingkat agen masih bervariasi. Dia membeli elpiji seharga Rp 76.000 per tabung, namun beberapa rekannya berhasil membeli Rp 75.000 per tabung. "Sementara ini, kami juga belum mendapatkan informasi kapan harga elpiji ini akan stabil," paparnya.
Elpiji yang dibelinya seharga Rp 76.000 per tabung tersebut, kini dijualnya secara eceran seharga Rp 80.000 per tabung. Hingga siang kemarin, reaksi masyarakat belum diketahuinya karena belum ada yang datang untuk membeli elpiji.
Beberapa pengecer lainnya di Kecamatan Secang justru mengaku belum tahu tentang kenaikan harga elpiji. "Hingga siang ini (kemarin siang), saya belum mendapat pasokan elpiji dari agen sehingga menyangkut harga terbaru, saya juga belum tahu," paparnya.
Adi Setyo Nugroho, pegawai di dealer elpiji PT Gatra Lestari Primasindo mengatakan bahwa untuk konsumen rumah tangga, harga elpiji ukuran 12 kg naik dari Rp 68.000 per tabung menjadi Rp 76.000 per tabung. "Namun, untuk agen dan pengecer, elpiji kami jual seharga Rp 74.000 per tabung," ujarnya. Harga elpiji ukuran 50 kg juga naik dari Rp 365.000 per tabung menjadi Rp 385.000 per tabung.
Kenaikan harga ini, menurut dia, belum berdampak pada tingkat permintaan elpiji. Sejauh ini, angka penjualan elpiji ukuran 12 kg masih stabil, berkisar 200 h ingga 250 tabung per hari. Untuk elpiji ukuran 50 kg, angka penjualan mencapai 17 tabung per bulan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang