Obama Raih Momentum, McCain Mengganggu

Kompas.com - 26/08/2008, 04:10 WIB

DENVER, SENIN - Partai Demokrat memulai konvensi, Senin (25/8) di Denver, untuk mengukuhkan Barack Obama sebagai calon presiden AS. Calon presiden dari Partai Republik, John McCain, tidak mau diam. Ia melakukan acara untuk mengacaukan momentum yang sedang dimiliki Obama.

Konvensi Demokrat, oleh media AS, dianggap telah menenggelamkan acara-acara McCain, yang sejauh ini hanya berani tampil di forum-forum yang ramah untuknya. Berdasarkan hasil berbagai jajak pendapat, Obama masih unggul atas McCain.

Dalam isu ekonomi dan masalah sosial, kecuali isu Irak dan kebijakan luar negeri, Obama meraih dukungan meyakinkan. Akan tetapi diingatkan, pemenang pemilu 4 November 2008 belum bisa dipastikan.

Namun, hingga hari Senin perhatian terarah pada kubu Obama. Berita politik AS dan internasional sekarang ini didominasi berita konvensi Partai Demokrat, salah satu konvensi yang paling diminati wartawan dunia. Bahkan, diyakini bahwa konvensi ini bisa mendorong animo warga AS untuk memilih Obama ketimbang McCain.

Ahli strategi McCain, Sarah Simmons, pun mengakui bahwa konvensi Demokrat telah menarik minat pers secara luar biasa.

Namun McCain tidak mau diam. Sebuah iklan ditayangkan oleh kubu McCain. Salah satu isinya adalah menayangkan pernyataan Hillary Clinton yang muncul selama proses pemilihan pendahuluan. Hillary pernah menyerang Obama dengan mengatakan, "Kampanye Obama berubah negatif."

Iklan kampanye McCain itu juga mengatakan, pilihan Obama atas Joe Biden sebagai calon wakil presiden dari Demokrat merupakan sebuah tindakan melecehkan Hillary. Sebaliknya, Hillary mengatakan mendukung penuh penunjukan Biden.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengecam tindakan McCain. Pelosi mengatakan, ini adalah tindakan bernada memecah Demokrat dengan cara yang tidak tepat.

Kathleen Strand, juru bicara untuk Hillary langsung meredam. ”Dukungan Hillary kepada Obama sangat jelas. Hillary dan Obama memiliki kesamaan komitmen untuk mengubah arah negara. McCain tidak akan melakukan perubahan,” ujarnya.

Harian Chicago Tribune edisi Senin (25/8) mengecam McCain dan menyebutnya tenggelam di bawah kubangan lumpur dan tidak punya ide yang inspiratif.

Akan menjelaskan

Juru bicara Obama, Bill Burton, mengatakan ada tujuan yang akan dicapai dalam konvensi. "Kami ingin meyakinkan bahwa warga AS tahu persis siapa Obama. Kedua, agar warga tahu bahwa Obama adalah kandidat yang akan melakukan perubahan di Washington dan juga agar diketahui bahwa McCain tidak lebih dari perpanjangan kebijakan Presiden AS George W Bush," katanya.

Mengapa perlu penjelasan? "Obama jelas belum mendapatkan posisi yang melejit terhadap McCain. Seharusnya tahun ini adalah tahun yang mudah bagi Demokrat. Karena itu, saya kira warga AS memang masih harus diyakinkan soal program-program Obama dan diyakinkan bahwa Obama adalah sebuah harapan yang kuat," kata Merle Black, pakar politik dari Emory University, Atlanta, AS.

Ahli strategi Demokrat, Jim Duffy, menyarankan agar Obama menekan McCain lebih keras lagi. Pesan yang harus dilakukan Obama terhadap McCain adalah empat tahun ke depan seharusnya jangan lagi diisi oleh Republik, yang membuat negara telah salah arah. Obama sejauh ini menghindari konfrontasi total.(REUTERS/AP/AFP/MON)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau