JAKARTA, SELASA - Aura negatif menyelimuti perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia atau BEI, di awal perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Selasa (26/8) pagi dibuka melemah 18,641 poin (0,88 persen) pada 2.108,583. Saham-saham sektor infrastruktur dan basic industri memimpin pelemahan indeks pagi ini.
"Pagi ini harga batubara, CPO terlihat kembali bergerak melemah, meskipun harga minyak menguat tipis. Sementara Dow Jones kembali melemah signifikan, akibat turunnya saham sektor finansial. Melemahnya harga komoditas serta regional yang masih merah memberikan sentimen negatif bagi pergerakan IHSG," sebut analis riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono.
Sementara indeks Kompas100 turun 5,595 poin (1,07 persen) menjadi 515,961. Indeks LQ45 menyusut 5,145 poin (1,17 persen) pada 436,473. Serta Jakarta Islamic index (JII) berkurang 4,824 poin (1,37 persen) ke posisi 347,201.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat tipis setelah sempat tertekan akibat melemahnya harga komoditas minyak, namun secara volume jumlah perdagangan kemarin relatif sangat sepi. "Hal tersebut mengindikasikan investor masih melakukan ’wait and see’ terkait arah harga minyak untuk jangka pendek," sebut Purwoko.
Hari ini, ia memperkirakan IHSG akan kembali bergerak mixed terbatas dengan kisaran support-resistance 2.108-2.167.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang