WASHINGTON, RABU - Amerika Serikat mengecam keputusan Rusia untuk memberikan pengakuan diplomatik terhadap wilayah separatis Georgia, Abkhazia dan South Ossetia. Pengakuan yang diumumkan oleh Presiden Rusia Dmitry Medvedev ini menuai kecaman keras dari Presiden AS George W. Bush.
Dari kediamannya di Crawford, Texas, Bush mendesak Rusia agar memepertimbangkan kembali "keputusan tak bertanggung jawab" dengan mengakui status kemerdekaan 2 provinsi Georgia tersebut. Bush memperingatkan Rusia agar merubah pendiriannya dan menghormati perbatasan negara tetangganya, Georgia.
Medvedev menerangkan Georgia telah memaksa Rusia campur tangan dalam pertempuran yang dimulai 7 Agustus lalu saat Georgia berupaya merebut Abkhazia dan South Ossetia."Ini bukan pilihan yang mudah namun hanya inilah satu-satunya cara menyelamatkan nyawa orang," jelas Medvedev soal keputusannya.
Namun Bush menilai keputusan Rusia melanggar resolusi PBB dan kesepakatan gencatan senjata dengan Georgia. AS berencana menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB untuk tetap mengakui 2 provinsi separatis itu sebagai bagian wilayah Georgia di hadapan mata masyarakat dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang