JAKARTA, RABU — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Pramono Anung mengatakan bahwa lobi di luar Senayan (Gedung DPR) itu biasa dilakukan oleh parpol sebelum pemilihan pejabat pemerintah dengan anggota Dewan.
Oleh karena itu, pertemuan fungsionaris PDI-P Panda Nababan dengan Miranda Goeltom di Hotel Dharmawangsa merupakan mekanisme wajar. "Itu hal yang biasa sebelum pemilihan dilakukan oleh semua partai," ujar Pramono sebelum debat capres yang diselenggarakan National Press Club di Jakarta, Rabu (27/8).
Dalam pertemuan itu, Pramono mengatakan, pertemuan Panda dan Miranda bertujuan untuk mendengarkan pemaparan Miranda soal visi dan misinya jika terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Lobi itu sedikit banyak menjadi bahan pertimbangan PDI-P untuk akhirnya mendukung Miranda menjadi Deputi Gubernur Senior terpilih. "Yang penting, Panda bilang pertemuan itu enggak ada hubungannya dengan uang," tandas Pramono.
Mengenai laporan Agus Condro ke KPK, Pramono mengaku mendukung KPK untuk terus menindaklanjuti pengakuan tersebut. (LIN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang