Veteran Perang Irak Dukung Obama

Kompas.com - 28/08/2008, 14:40 WIB

DENVER, KAMIS - Dukungan terus mengalir untuk calon presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama. Dukungan terbaru datang dari sekelompok veteran Perang Irak yang menyebut Obama lah orang terbaik untuk memimpin militer dan menolong para veteran.

Dalam soal isu keamanan, Obama mendapat perlawanan keras dari rivalnya John McCain dari Partai Republik yang veteran yang pernah menjadi tawanan Vietkong. Untuk mendongkrak kepercayaan terhadap isu keamanan yang diusung Obama, Michael Wilson (33) dokter AU yang bertugas di Irak. "Obama punya kebijaksanaan dan keberanian untuk bicara dengan musuh dan berdiskusi dengan sekutu," kata Wilson, yang sebenarnya pendukung Republik, Rabu (27/8) atau Kamis (28/8) waktu Indonesia.

Dukungan lain dilontarkan Patrick Murphy (34), satu-satunya veteran perang Irak yang berhasil menjadi anggota Kongres AS. Ia berbicara di depan peserta Konvensi Nasional Partai Demokrat di Pepsi Center Denver. Ia didampingi 25 veteran perang Irak yang mengenakan setelah jas warna gelap.

Menurut Murphy, Obama telah berjuang untuk pelayanan yang lebih baik dan mengupayakan perumahan bagi veteran perang yang tuna wisma.    "Itu sebabnya kami ada di sini dan kami bangga berdiri bersama dia saat dia memimpin perjuangan untuk mewujudkan kebijakan luar negeri yang lebih kuat dan cerdas. Dengan begitu kita bisa mengakhiri perang Irak dan memburu teroris yang menyerang kita pada 9/11 dan mengalahkan mereka di sarang mereka di Afghanistan," kata Murphy.  
       
John McCain, kandidat presiden dari Partai Republik, mendukung penuh penambahan pasukan dan menentang jadwal penarikan mundur dari Irak. Sedangkan Obama sejak awal menentang perang, termasuk penambahan pasukan. Ia berencana mengeluarkan pasukan tempurnya dari Irak dalam waktu 16 bulan.        
       
Sementara itu di luar gedung konvensi, para veteran baru hadir dalam sebuah acara pengumpulan dana bagi veteran Irak yang mencalonkan diri menjadi anggota DPR atau senat. Mereka juga menggalang lobi untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak bagi para veteran.
       
Rabu pagi waktu setempat, ribuan orang menghadiri konser grup Rage Against the Machine yang disponsori Iraq Veteran Against the War. Setelah itu sekitar 50 veteran mengenakan seragam militer menggelar pawai yang riuh namun damai dari lokasi konser menuju pusat kota.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau