LPG 3 Kg Jadi Primadona

Kompas.com - 28/08/2008, 17:28 WIB

JAKARTA, KAMIS - Kenaikan gas LPG bobot 12 kilogram dari Rp63.000 menjadi Rp69.000, atau Rp500/kilo, sejak dua hari lalu menyebabkan konsumen beralih membeli gas LPG bersubsidi bobot 3 kilogram, yang sampai saat ini bertahan di harga Rp13.000. Hal ini menyebabkan kelangkaan gas LPG 3 kilogram akibat lonjakan permintaan.

Hal tersebut disampaikan oleh beberapa pengecer gas LPG yang ditemui Kompas.com, Kamis (28/8). Harga gas LPG 12 kilogram di pasar saat ini berkisar Rp75.000-Rp80.000, sementara harga gas LPG 3 kilogram hanya Rp15.000. Dengan demikian, dengan uang Rp75.000 (harga gas LPG 12 kilogram), pembeli gas LPG 3 kilogram dapat memperoleh 15 kilogram gas.

Menurut Wicun, pengecer gas di Kuningan, Jakarta Selatan, sejak kenaikan tersebut, ia dapat menjual gas LPG 3 kilogram sebanyak 15 buah. Padahal, sebelum kenaikan, ia hanya dapat menjual sekitar 8 tabung. Namun, Wicun mengaku penjualan gas LPG 12 kilogram relatif stabil.

"Untungnya, saya memasok gas LPG 12 kilogram ke hotel. Jadi kenaikan tidak terlalu berpengaruh," tuturnya.

Hal yang senada diungkapkan oleh Lalan, pengecer gas di Ciputat, Tangerang. Kendati kenaikan terjadi, penjualan gas LPG 3 kilogram dan 12 kilogram relatif stabil karena ia telah memiliki langganan tetap. "Saya memasok gas-gas ke restoran," tuturnya.

Namun, hal yang berlainan terjadi pada Eni Retno, pengecer gas di Blok A, Jakarta Selatan. Menurutnya, pascakenaikan, penjualan gas LPG 12 kilogram anjlok.

"Hampir tidak ada yang beli gas LPG 12 kilogram. Semuanya beralih ke gas LPG 3 kilogram,"tutur Eni.

Ketiga pengecer tersebut mengaku pasokan gas LPG 3 kilogram tersendat. Namun, Wicun mengaku dapat mensiasati hal ini.

"Saya mengambil gas dari dua agen yang berbeda. Pertama yang di Mampang, kedua yang di Kuningan," akunya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau