Pertanyakan Patriotisme Obama, McCain Dikecam Kerry

Kompas.com - 29/08/2008, 04:51 WIB

DENVER, KAMIS  - John Kerry, yang gagal sebagai calon presiden Amrika Serikat (AS) dari Partai Demokrat pada 2004, menilai bahwa Barack Obama siap mengambil-alih jubah kepresidenan, dan mengecam calon dari kubu Partai Republik, John McCain yang mempertanyakan jiwa patriotisme Obama.

Kerry, layaknya dikutip DPA pada Rabu (Kamis WIB), mengecam Mccain karena menggunakan "politik lama mengenai kekhawatiran dan fitnah" selama kampanye pemilihan umum, dan merujuk kepada komentar yang mempertanyakan apakah Obama menempatkan negara lebih penting dari politik pribadi.

"Tak seorang pun dapat mempertanyakan patriotisme Barack Obama," kata Kerry pada konvensi partai di Denver, Colorado, dan menyebut serangan McCain sebagai "tindakan putus asa".

Kerry masih memperlihatkan sebagian luka yang dialaminya dalam kampanye presidennya sendiri pada 2004. Tahun itu, satu kelompok aksi politik yang dikenal dengan nama "Swift Boat Veterans for Truth" menyiarkan iklan yang mencemarkan dinas militer yang dijalani Kerry di Vietnam, dan akhirnya menghadiahkan kemenangan dalam pemilihan umum untuk Presiden George W. Bush.

"Anda tak dapat memutuskan dinas siapa yang diperhitungkan dan siapa yang tidak," kata Kerry. Bendera Amerika "bukan milik satu ideologi ... itu milik semua rakyat Amerika".

Kerry, Rabu, mengikuti jajaran panjang tokoh Demokrat yang menyampaikan kemampuan Obama untuk memimpin Amerika Serikat di bidang kebijakan luar negeri, termasuk pidato yang mengundang reaksi dari mantan presiden Bill Clinton.

Kerry, Senator Massachusetts yang juga duduk di Komite Hubungan Luar Negeri di Majelis Tinggi dewan legislatif, mengecam Presiden George W. Bush dan Partai Republik karena membuat lemah apa yang dulu menjadi kesepakatan dalam masalah kebijakan luar negeri antara kedua partai, terutama dalam kasus serbuan ke Irak 2003.

"Tak pernah terjadi sebelumnya politik partisan jangka panjang begitu mengikis kekuatan kebijakan luar negeri bipartisan Amerika," kata Kerry.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau