JAKARTA, JUMAT — Dalam waktu dekat, Mazda akan memasukkan Mazda2 untuk menempati segmen hatchback subkompak, yang saat ini antara lain ditempati Honda Jazz, Toyota Yaris, Suzuki Swift, dan Hyundai Getz. Itu sebagai bagian dari upaya Mazda mengembalikan kejayaannya di Indonesia dengan menghadirkan mobil-mobil buatannya secara penuh.
Saat ini Mazda hadir dengan sedan kompak Mazda3, sedan menengah Mazda6, multipurpose vehicle (MPV) kompak Mazda5, minitruk dengan kabin tunggal dan kabin ganda B-50, serta tiga model sport utility vehicle (SUV), yakni Tribute (setara Ford Escape), CX7, dan CX9. Dengan hadirnya Mazda2 sebagian besar mobil buatan Mazda telah dipasarkan di Indonesia.
Pada pertengahan 1970-an di bawah manajemen PT National Motors, selaku agen tunggal pemenang merek Mazda di Indonesia, Mazda punya produk unggulan, yakni Mazda Capella, Mazda 808, dan Mazda 323. Masuk pertengahan 1980-an dan 1990-an ketika manajemen diambil Indomobil Group, Mazda ikut meramaikan pasar mobil di Tanah Air melalui produk mereka, antara lain Mazda 323, Mazda Interplay, Mazda 626, dan Mazda Cronos.
Namun, secara perlahan tetapi pasti pamor Mazda meredup. Kini, Mazda mencoba bangkit. Meskipun disadari sepenuhnya bahwa hal itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, mengingat selama ini Mazda seperti dalam keadaan mati suri.
”Saya tahu itu tidak mudah. Akan tetapi, saya yakin itu mungkin dilakukan mengingat Mazda adalah produk yang bagus dan berkualitas, tak kalah dengan mobil buatan Jepang lainnya,” ujar Yoshiya Horigome, Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Mazda Motor Indonesia (MMI).
Horigome juga yakin produk yang baik saja tidaklah cukup untuk membuat mobil laris di pasar. Yang tidak kalah penting adalah pelayanan terhadap konsumen. Pelayanan yang dimaksudkan di sini bukan hanya saat orang akan membeli mobil, melainkan juga pelayanan setelah mobil dijual atau dikenal dengan layanan purnajual (after sales service).
Dalam kaitan itulah, kata Horigome, PT Mazda Motor Indonesia akan terus menambah jumlah dealer untuk menjamin layanan purnajual dan ketersediaan suku cadang. Saat ini Mazda sudah memiliki 10 dealer di Indonesia, dan September mendatang akan dibuka tiga dealer lagi, yakni di Kelapa Gading (Jakarta), Medan, dan Bandung. Jumlah ini akan terus bertambah.
”Peningkatan penjualan produk Mazda dalam tahun 2008 ini cukup menggembirakan, membuat kami yakin sudah berada di jalur yang benar,” kata Horigome. (JL)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang