Ingin Mengembalikan Kejayaan Mazda di Indonesia

Kompas.com - 29/08/2008, 08:18 WIB

JAKARTA, JUMAT — Dalam waktu dekat, Mazda akan memasukkan Mazda2 untuk menempati segmen hatchback subkompak, yang saat ini antara lain ditempati Honda Jazz, Toyota Yaris, Suzuki Swift, dan Hyundai Getz. Itu sebagai bagian dari upaya Mazda mengembalikan kejayaannya di Indonesia dengan menghadirkan mobil-mobil buatannya secara penuh.

Saat ini Mazda hadir dengan sedan kompak Mazda3, sedan menengah Mazda6, multipurpose vehicle (MPV) kompak Mazda5, minitruk dengan kabin tunggal dan kabin ganda B-50, serta tiga model sport utility vehicle (SUV), yakni Tribute (setara Ford Escape), CX7, dan CX9. Dengan hadirnya Mazda2 sebagian besar mobil buatan Mazda telah dipasarkan di Indonesia.

Pada pertengahan 1970-an di bawah manajemen PT National Motors, selaku agen tunggal pemenang merek Mazda di Indonesia, Mazda punya produk unggulan, yakni Mazda Capella, Mazda 808, dan Mazda 323. Masuk pertengahan 1980-an dan 1990-an ketika manajemen diambil Indomobil Group, Mazda ikut meramaikan pasar mobil di Tanah Air melalui produk mereka, antara lain Mazda 323, Mazda Interplay, Mazda 626, dan Mazda Cronos.

Namun, secara perlahan tetapi pasti pamor Mazda meredup. Kini, Mazda mencoba bangkit. Meskipun disadari sepenuhnya bahwa hal itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, mengingat selama ini Mazda seperti dalam keadaan mati suri.

”Saya tahu itu tidak mudah. Akan tetapi, saya yakin itu mungkin dilakukan mengingat Mazda adalah produk yang bagus dan berkualitas, tak kalah dengan mobil buatan Jepang lainnya,” ujar Yoshiya Horigome, Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Mazda Motor Indonesia (MMI).

Horigome juga yakin produk yang baik saja tidaklah cukup untuk membuat mobil laris di pasar. Yang tidak kalah penting adalah pelayanan terhadap konsumen. Pelayanan yang dimaksudkan di sini bukan hanya saat orang akan membeli mobil, melainkan juga pelayanan setelah mobil dijual atau dikenal dengan layanan purnajual (after sales service).

Dalam kaitan itulah, kata Horigome, PT Mazda Motor Indonesia akan terus menambah jumlah dealer untuk menjamin layanan purnajual dan ketersediaan suku cadang. Saat ini Mazda sudah memiliki 10 dealer di Indonesia, dan September mendatang akan dibuka tiga dealer lagi, yakni di Kelapa Gading (Jakarta), Medan, dan Bandung. Jumlah ini akan terus bertambah.

”Peningkatan penjualan produk Mazda dalam tahun 2008 ini cukup menggembirakan, membuat kami yakin sudah berada di jalur yang benar,” kata Horigome. (JL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau