KA BBM Anjlok, Penumpang Gajayana Diangkut Bus

Kompas.com - 29/08/2008, 17:00 WIB

MALANG, JUMAT - Anjloknya kereta BBM di Kertosono Jawa Timur pada Kamis (28/8) malam, mengganggu sejumlah jadwal keberangkatan kereta api di Stasiun Kotabaru Malang. Pada Jumat (29/8), Stasiun KA Kotabaru Malang tidak menjual karcis kereta api Matarmaja jurusan Malang-Jakarta dan kereta api Malang Ekspress jurusan Malang-Surabaya.

Bahkan, penumpang KA Gajayana yang sudah membeli tiket sebelumnya akhirnya harus diangkut menggunakan bus pariwisata menuju Stasiun Kertosono. Dari Kertosono, KA Gajayana baru berangkat seperti biasanya menuju Jakarta.

Penumpang KA Gajayana diangkut menggunakan tiga bus pariwisata ke Kertosono pukul 16.25 WIB. Nanti dari Kertosono akan naik KA Gajayana seperti biasanya, tutur Kepala Stasiun Kotabaru Malang, Setiono, Jumat (29/8) di Malang. Penumpang KA Gajayana dari Malang yang diangkut ke Surabaya menurut Setiono jumlahnya sekitar 150 orang.

Menurut Setiono, kejadian mengangkut penumpang KA Gajayana dari Malang menuju Kertosono merupakan kasus pertama kalinya. "Belum tahu kondisi seperti ini akan terjadi sampai kapan. Itu tergantung proses evakuasi kereta di lapangan," ujar Setiono.

Selain itu, KA Matarmaja jurusan Malang-Jakarta dan KA Malang Ekspress jurusan Malang-Surabaya yang pada Jumat kemarin berangkat masing-masing pukul 15.00 WIB dan pukul 13.15 WIB juga batal berangkat dari Malang. "Hari ini kami tidak menjual tiket Matarmaja dan Malang Ekspress sebagai imbas anjloknya kereta di Kertosono," ujar Setiono.

Diperkirakan lebih dari 500-an (bahkan bisa mencapai ribuan) penumpang KA Malang Ekpres dan KA Matarmaja yang kecewa akibat tidak berangkatnya KA Matarmaja dan Malang Ekspres dari Malang.

Rakhmat, penumpang KA Matarmaja yang hendak menuju Bekasi mengaku meski sedikit kecewa dengan tidak berjalannya KA Matarmaja dari Malang, namun dia tidak hilang akal. Ia rela pergi ke Kediri dahulu dan ke Kertosono, agar bisa naik KA Matarmaja dari sana. "Bagi saya meski harus ke Kertosono terlebih dahulu tidak masalah. Sebab saya memang senang naik KA," ujar Rakhmat.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau