BANGKOK, JUMAT - Polisi Thailand menggunakan gas air mata untuk membubarkan ribuan demonstran antipemerintah yang mengeliling markas kepolisian di Bangkok, Jumat (29/8). Beberapa wartawan Associated Press menyaksikan sejumlah polisi melempar puluhan tabung gas air mata ke arah kerumunan massa yang terdiri dari sekitar 2.000 orang.
Para pemimpin unjuk rasa mengaku melakukan aksi pengepungan markas kepolisian di Bangkok untuk menuntut penyerahan beberapa polisi yang memukul demonstran Jumat pagi tadi. Televisi TPBS melaporkan kerumunan massa menghujani polisi dengan lemparan batu serta merusak satu mobil polisi yang diparkir di sekitarnya.
Aksi brutal itu berlangsung saat Aliansi Rakyat untuk Demokrasi berupaya menciptakan konfrontasi untuk menjebak polisi sebagai tersangka penyebab kebrutalan. Aksi itu juga ditujukan untuk mengarahkan simpati publik ke Aliansi Rakyat untuk Demokrasi.