JAKARTA, SENIN — Musibah yang dialami Casey Stoner betul-betul membuatnya sedih. Karena Ducati sangat berharap pembalap Australia itu bisa memenangi balapan di Sirkuit Misano, Italia, yang boleh dibilang rumah sendiri bagi pabrikan motor itu.
Apa yang diharapkan tidak menjadi kenyataan. Juara dunia MotoGP 2007 itu terjatuh saat lomba belum menempuh setengah putaran dari total 28 lap. Musibah itu membuat dirinya kini tertinggal 75 angka dari Valentino Rossi yang kian mantap di posisi teratas sementara.
Sulit rasanya bisa mengambil alih klasemen pimpinan dari tangan pembalap Italia itu. Karena, kalaupun Stoner terus menjuarai di sisa lima balapan, tapi Rossi bertahan di finish kedua, bisa dipastikan Rossi juara dunianya. Sementara itu, Rossi sendiri sudah bertekad tak ingin memainkan taktik finish kedua.
Berarti, dalam dua balapan, di Brno (Ceko) dan Misano (Italia), Stoner terus mengalami kecelakaan. "Minggu yang sangat mengecewakan. Padahal, mulai dari latihan resmi sampai kualifikasi saya sudah menunjukkan performa yang bagus," kata Stoner.
Ia menuding roda depan penyebab kecelakaannya. "Daya cengkeramnya kurang bagus. Saya sudah merasakan di lap awal kalau gripnya tidak benar," keluh Stoner. Faktor lainnya, tulang di pergelangan tangan kiri yang sempat retak kambuh sehingga menimbulkan rasa nyeri. Ia coba menutup cedera itu dengan mengatakan kalau rasa nyerinya itu tidak mengganggu perjuangannya di seri ke-13 ini. "Kondisi sungguh mengecewakan dan saya harus menunggu sampai akhir rangkaian kejuaraan," tutur Stoner.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang