ST PAUL, SELASA - Sarah Palin secara sukarela memberitahu tim kampanye John McCain soal kehamilan anak perempuannya dan penangkapan suaminya dua dekade lalu sebelum diputuskan sebagai calon wakil presiden.
Gubernur Alaskan ini menjelaskan secara detail pemecatan terhadap komisioner keselamatan publik negara bagian yang mendorong penyelidikan legislatif.
Arthur B Culvahouse Jr., pengacara yang memimpin 'pencarian bakat' mengatakan kepada Associated Press, Senin (1/9) atau Selasa (2/9), Palin sudah menjalani pemeriksaan latar belakang 'penuh dan lengkap'. Ditanya apakah segala sesuatu yang muncul dalam pemeriksaan itu mungkin muncul sebagai 'bendera merah' ke publik, Culvahouse mengatakan, "Ya, saya pikir demikian. Betul."
Tim kampanye McCain berupaya keras untuk meredam pertanyaan soal apakah McCain cukup meneliti para calon wakilnya atau apakah ia telah memilih Palin sebelum benar-benar meneliti latar belakangnya.
Sejak McCain mengungkapkan pilihannya, Jumat (29/8), sudah banyak muncul komentar miring soal Palin. Misalnya, kronologi penunjukan Palin, yaitu pertemuan pertama Palin-McCain terjadi pada Februari, lalu percakapan lewat telepon pekan lalu dan pertemuan kedua di Arizona saat McCain menawarkan pekerjaan itu kepada Palin, Kamis (28/8).
Lalu muncul lah berita yang lebih menggemparkan yaitu, putri Palin, Bristol (17) hamil lima bulan di luar nikah bersama Levi Johnston, pemain hoki di SMA tempat Bristol belajar. Terungkap juga bahwa Todd Palin, suaminya, pernah ditangkap pada tahun 1986, karena mengemudi dalam keadaan mabuk.
Beberapa saat setelah pengumuman terpilihnya Palin, tim kampanye McCain mengerahkan selusin petugas komunikasi dan pengacara ke Alaska. Ini memicu spekulasi bahwa penelitian atas catatan Palin belum lengkap dan baru tuntas setelah pengumuman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang