NEW YORK, RABU - Juara bertahan empat kali berturut-turut Roger Federer menemui jalan berat menuju perempat final (bukan semifinal seperti yang disebutkan sebelumnya) AS Terbuka. Bermain tanpa kehilangan satu set pun di empat babak sebelumnya, Federer harus berjuang tiga jam 33 menit untuk menyingkirkan ranking 23 dunia, Igor Andreev, dengan 6-7(5), 7-6(5), 6-3, 3-6, 6-3.
Turun sebagai unggulan kedua, Federer justru terlambat panas di set pertama dan langsung kehilangan servisnya di game pembuka. Namun, petenis Swiss tersebut balas mematahkan servis Andreev di game ke-10 sekaligus menyamakan skor 5-5. Federer juga mampu memaksakan tie-break, tapi gagal membendung servis keras dari lawan yang pernah satu kali ia kalahkan tersebut.
Di set kedua, kedua pemain sama-sama melancarkan servis keras yang memaksakan terjadinya tie-break setelah keduanya saling mempertahankan service game. Andreev bahkan dua kali menyelesaikan servisnya tanpa memberi satu pun angka kepada Federer. Saat tie-break, Federer sebenarnya sudah memegang set point pada kedudukan 6-3, tapi Andreev sempat mengejar dengan membuatnya mati kutu di depan net dan mematahkan dua servisnya.
Permainan Federer tetap stabil di set ketiga dan bahkan berhasil mematahkan servis Andreev di game keempat. Kali ini petenis berusia 27 tahun tersebut berhasil menyudutkan lawan dan akhirnya menyudahi set ini dengan love game.
Sayangnya, Federer melempem di set keempat dan berbalik gagal mempertahankan servis di game keempat sehingga tertinggal 1-3. Petenis yang dikenal kalem di lapangan itu bahkan tak kuasa menahan kekecewaan dan berteriak kesal setelah berkali-kali gagal menyeberangkan bola drop shot. Sebaliknya, Andreev dengan sabar menanti kelengahan Federer dengan memojokkannya lewat pukulan-pukulan panjang ke pojok lapangan.
Penonton yang menanti kebangkitan kembali Federer bersorak gembira setelah ia berhasil merebut game kedua set kelima meski harus lari pontang-panting ke depan net. Kepercayaan dirinya bangkit setelah unggul di tiga game awal dan menyudahi pertandingan setelah pengembalian Andreev melambung terlalu jauh.
Pada perempat final yang berlangsung pada Kamis (4/9), Federer akan ditantang pemain ranking 130 dunia, Gilles Muller yang berhasil mengempaskan Nikolay Davydenko.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang