Rupiah Menunggu Aksi BI

Kompas.com - 03/09/2008, 10:38 WIB

JAKARTA, RABU - Rupiah pada Rabu (3/9) pagi, berada di posisi Rp 9.200 per dollar AS. Direktur Utama PT Finance Corpindo, Edwin Sinaga di Jakarta, mengatakan, Bank Indonesia (BI) harus mewaspadai pergerakan rupiah, karena posisi mata uang Indonesia saat ini mulai mengkhawatirkan. "Apabila BI tidak masuk pasar dengan melepas cadangan dollarnya dikhawatirkan rupiah akan terus terpuruk lebih jauh," katanya.
    
BI, menurut dia, harus melakukan langkah yang lebih cepat di pasar melihat tekanan pasar baik internal maupun eksternal cukup kuat seperti inflasi yang tinggi yang menimbulkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia melemah. 

"Menguatnya dollar AS di pasar global juga mendorong pelaku lokal mengikuti pelaku asing membeli dollar AS dan melepas rupiah, sehingga mata uang AS menguat tajam di pasar domestik," katanya.
    
Pemerintah sendiri berusaha melakukan penerbitan obligasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi namun sambutan pasar cenderung melemah, apalagi perbankan sedangkan aktif melakukan aksi jor-joran menawarkan suku bunga deposito  di atas suku bunga lembaga penjaminan 8,75 persen.

"Karena itu, tekanan pasar terhadap rupiah yang semakin kuat itu dinilai wajar sehingga mendorong mata uang Indonesia merosot tajam," katanya.

Rupiah, lanjut dia, kemungkinan akan bisa mencapai angka Rp 9.250 per dollar AS pada sore nanti, apabila BI tidak masuk pasar untuk mengantisipasi tekanan pasar, sehingga rupiah tidak terpuruk lebih jauh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau