Minyak Anjlok, IHSG Melorot

Kompas.com - 03/09/2008, 16:15 WIB

JAKARTA, RABU - Terus merosotnya harga minyak mentah, membuat saham-saham sektor pertambangan serta sektor perkebunan, sehingga menyeret indeks di Bursa Efek Indonesia atau BEI terperosok di zona merah,

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Rabu (3/9) sore ditutup melorot 43,052 poin (1,99 persen) pada 2.116,000. Sedangkan indeks Kompas100 turun 11,546 poin (2,18 persen) menjadi 518,888. Indeks LQ45 berkurang 11,256 poin (2,51 persen) ke posisi 437,161. Serta Jakarta Islamic Index (JII) merosot 9,830 poin (2,82 persen) pada 338,214.

Harga minyak mentah di pasar Asia, Rabu (3/9) sore, terus merosot seiring beralihnya perhatian investor, dari isu topan Gustav ke permintaan minyak global yang melambat. Minyak mentah jenis light sweet pengiriman Oktober turun 2,09 dollar AS menjadi 107,62 dollar AS per barrel. Turunnya harga minyak memicu pelaku menjual saham-saham yang berhubungan dengan komoditas.

Dalam perdagangan hari ini, 146 saham turun mendominasi dibanding 41 saham naik serta 43 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 2,114 miliar saham dengan nilai Rp 3,525 triliun dari 55.891 kali transaksi.

Saham-saham yang membetot indeks ke zona merah di top lossers antara lain PT Bukit Asam (PTBA) turun Rp 1.450 ke Rp  12.850. Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.000 ke Rp  16.800. Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 1.000 ke Rp 26.000. Serta London Sumatra (LSIP) turun Rp 350 ke Rp  5.200.

Sementara yang masih bertahan di top gainers, ada Bank BRI (BBRI) naik Rp 150 ke Rp 6.400. Unilever (UNVR) naik Rp 150 ke Rp 7.550. Serta Cahaya Kalbar (CEKA) naik Rp 50 ke Rp 1.250.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau