SAMPANG, RABU - Sebanyak 200 ribu kendaraan bermotor di wilayah kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tidak membayar pajak kendaraan bermotor.
Menurut kepala Samsat Kabupaten Sampang, Hary Siswo, Rabu, banyaknya pemilik kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak kendaraannya tersebut, menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Sampang saat ini masih rendah.
"Kita sebenarnya sudah proaktif melakukan penyuluhan dan imbauan sadar pajak. Tapi rupanya belum berhasil. Padahal saat ini panen petani tembakau di kabupaten menuai untung dan harga jualnya tinggi," katanya.
Kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak kendaraan tersebut dari berbagai jenis kendaraan. Baik roda dua, ataupun roda empat dan kebanyakan, merupakan milik pribadi.
"Setelah kita cek di database Samsat, kebanyakan di antara mereka yang nunggak bayaran pajaknya itu dari wilayah pedesaan," ujarnya.
Dari jumlah 200 ribu kendaraan bermotor yang menunggak pembayaran pajak kendaraan di Samsat Sampang tersebut, sekitar 175 ribu di antaranya merupakan kendaraan roda dua, sisanya kendaraan roda empat.
Untuk meningkatkan kesadaran warga membayar pajak, Samsat bersama pihak-pihak terkait akhir-akhir ini mulai menggencarkan kampanye sadar pajak yang melibatkan berbagai pihak. Mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga di tingkat kabupaten.