Ribuan Penganggur di Sulut Jadi Caleg

Kompas.com - 03/09/2008, 22:03 WIB

MANADO, RABU- Ribuan orang penganggur di seluruh Sulawesi Utara diperkirakan ikut serta mendaftar sebagai calon legislatif di tingkat kabupaten/kota. Data ini setidaknya didapat dari catatan kepolisian ketika para caleg itu mengurus surat keterangan catatan kepolisian atau SKCK.

Ketika ditanya soal itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Ajun Komisaris Besar Benny Bela di Manado, Rabu (3/9), membenarkan sinyalemen itu. Menurut dia, jumlah caleg yang selama ini sebagai penganggur mencapai 10 sampai 20 persen.

Di Sulut, umumnya 38 parpol peserta pemilu memanfaatkan jumlah maksimal 120 persen caleg atau 450 orang  per partai. Artinya, di seluruh Sulut terdapat 17.100 orang caleg, meski kursi legislatif yang tersedia hanya 386. 

Benny Bela mencontohkan, jumlah caleg yang mengurus SKCK di Polres Bolaang Mongondow saja mencapai 1.058 orang. Dari jumlah itu, 338 orang diketahui sebagai penganggur atau belum mempunyai pekerjaan yang jelas.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut Livie Alowe mengatakan, data caleg sementara yang terdaftar mencapai 10.000 orang, namun data dimasukkan oleh 38 partai politik belum pasti. “Sebab masih terjadi bongkar pasang caleg, karena banyaknya caleg yang numpang lewat pada satu partai politik,” katanya. 

Ketua Harian Partai Barisan Nasional (Barnas) Sulawesi Utara Donald Pokatong mengaku menyertakan 440 caleg untuk seluruh kursi yang diperebutkan di DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi dan DPR RI. Ia mengatakan dari jumlah itu sekitar 15 persen adalah caleg penganggur. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau