NEW YORK, RABU — Harga emas turun untuk kali ketiga sesi berturut-turut, Rabu (3/9), karena dollar AS menguat terhadap euro, mengurangi permohonan komoditas sebagai sebuah perlindungan terhadap inflasi. Harga perak juga turun.
Dollar AS menguat terhadap mata uang rivalnya dalam pekan-pekan terakhir ini karena memuncaknya kekhawatiran di Eropa, Jepang, dan ekonomi utama lainnya yang mulai menderita pelambatan ekonomi yang pertama kali terjadi di AS. Mata uang 15 negara anggota euro turun menjadi 1,4493 dollar AS dari 1,4518 dollar pada akhir Selasa (2/9) di New York.
Menguatnya dollar AS mendorong para investor yang membeli komoditas sebagai perlindungan terhadap inflasi menjual kontrak-kontrak mereka. Ini juga membuat komoditas dalam denominasi dollar lebih mahal bagi para pembeli di luar negeri.
Harga emas untuk penyerahan Desember ditutup turun pada 802,70 dollar AS per ounce di New York Mercantile Exchange, setelah pada awal turun ke posisi terendah 793,70 dollar AS.