Bisnis Penukaran Uang Mulai Ramai

Kompas.com - 04/09/2008, 21:11 WIB

SURABAYA, KAMIS- Meski lebaran masih lama, bisnis penukaran uang kecil di Surabaya, Jawa Timur, mulai marak. Salah satu tempat yang ramai dengan bisnis ini adalah di Jalan Pahlawan.Banyaknya warga yang datang untuk menukarkan uang membuat jalan ini menjadi macet, Kamis (4/9) siang tadi.

Atik, salah satu pemilik usaha penukaran uang di Jalan Pahlawan, Surabaya, mematok biaya penukaran uang Rp 10.000 untuk setiap Rp 100.000. Untuk penukaran nominal Rp 500.000 ia mematok biaya Rp 50.000.

Dalam sehari, Atik mengaku bisa mengumpulkan hasil rata-rata Rp 200.000. Dengan hasil yang lumayan tersebut, ia rela meninggalkan pekerjaan utamanya sebagai tukang kayu.

"Tiap tahun saya pasti alih profesi menjadi penukar uang. Hasilnya lumayan dan tidak perlu banyak tenaga," ujarnya. Selama sebulan penuh hingga Lebaran tiba, Atik menjalani pekerjaannya sebagai penukar uang.

Dino, warga Ketintang sengaja menukarkan uangnya sebesar Rp 500.000 menjadi pecahan Rp 1.000-an di pingir Jalan Pahlawan. Meski harus mengeluarkan biaya Rp 35.000 ia tidak keberatan, karena prosesnya lebih cepat dan tidak berbelit-belit.

"Saya malah tidak tahu kalau sekarang ada pelayanan penukaran uang di bank. Tahun lalu, saya pernah menukarkan uang di bank tetapi harus mengantre lama dan jumlah penukaran uangnya juga terbatas," ujarnya.

Menyikapi maraknya bisnis penukaran uang di sejumlah ruas jalan di Surabaya itu, pimpinan Bank Indonesia Surabaya, Amril Arief, mengaku tidak dapat berbuat banyak. "Fenomena ini terjadi selama bertahun-tahun. Biarlah masyarakat yang akhirnya memilih," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau