Selingkuhi Istri Orang, Intel Gadungan Dihajar Massa

Kompas.com - 04/09/2008, 22:06 WIB

CIREBON, KAMIS-  Ahmad Bin Munirah (31), babak belur dihakimi warga saat tengah memadu kasih Lina, seorang perempuan bersuami, di sebuah kamar kos di  Desa Parungjaya, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Rabu (3/9) malam lalu.

Warga Desa Sende RT 04/06, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, itu sempat mengaku sebagai anggota intelejen TNI yang bertugas di Cirebon dengan pangkat Letnan Satu (Lettu), namun warga mendapat informasi bahwa Ahmad hanya intel gadungan sehingga tempat maksiatnya digerebek puluhan warga.

Kepala Kepolisian Resor Majalengka Ajun Komisaris Besar M Gagah Suseno didampingi Kasat Reskrim Ajun Komisaris Bambang Suryanata dan Kepala Polsek Leuwimunding Ajun Komisaris Jaja kepada wartawan di Majalengka, Kamis (4/9) petang membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Menurut Kapolsek Leuwimunding, penangkapan tersangka berawal dari kecurigaan dan keresahan warga oleh sikap tersangka yang semakin berani menganggu istri seorang warga dan melakukan tindakan penipuan.

Ia menjelaskan, tersangka sempat melakukan penipuan terhadap Nendra, warga Desa Parungjaya sebesar Rp 4,5juta dengan alasan sebagai uang pelicin agar anaknya bisa masuk menjadi tentara. Tersangka sempat dititipkan di tahanan Polres Majalengka untuk mencegah amukan warga, namun hanya satu malam saja setelah situasi tenang, tersangka dikembalikan ke Polsek Leuwimunding untuk memudahkan proses pemeriksaan.

"Demi keamanan tersangka mengigat massa yang masih emosi tersangka sempat dititipkan di Polres satu malam,a" katanya.

Dalam pemeriksaan terungkap, tersangka hanyalah seorang pengangguran dan sudah mempunyai istri dengan dua anak di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. Polisi masih melakukan penyidikan kemungkinan tersangka melakukan penipuan terhadap warga yang lain.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau