PLN Jamin Industri yang Beroperasi Tidak Terkena Pemadaman

Kompas.com - 05/09/2008, 01:04 WIB

SEMARANG, JUMAT - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menjamin industri yang sedang beroperasi dalam bulan Ramadhan ini karena mengejar target produksi tidak akan terkena pemadaman.

Demikain disampaikan Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jateng dan DIY Sri Nugroho Adywibowo, di Kota Semarang, Kamis (4/9). Pemadaman hanya akan dilakukan bagi perusahaan yang mencana ngkan libur bersama atau yang tidak beroperasi, ujar Nugroho.

Namun, lanjut Nugroho, tidak adanya pemadaman bagi perusahaan yang beroperasi dapat terus berlangsung apabila tidak terjadi penurunan daya lagi dari pembangkit listrik di sistem jaringan Jawa-Bali.

Hingga kini, Nugroho meyakinkan, cadangan listrik yang dimiliki PT PLN dalam kondisi siaga namun belum memerlukan pengurangan beban. Artinya, walaupun terus ada fluktuasi penyimpanan cadangan, namun PT PLN masih mengusahakan menyimpan cadangan listr ik di atas 600 Megawatt.

Kendati demikian, Nugroho mengakui, masih terjadi penurunan daya di sistem jaringan Jawa-Bali. Sebagai gambaran, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Unit I dan II yang dalam keadaan normal menghasilkan daya 300 Megawatt te rnyata hanya mampu menghasikan 185 Megawatt dan 280 Megawatt.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau