JAKARTA, JUMAT - Menjelang pemilu pesanan atribut partai politik mulai meningkat. Sekitar 100 pedagang atribut partai di Blok I lantai 1 dan 2 bekas Matahari, Senen, Jakarta Pusat mulai kebanjiran pesanan. Tampaknya pembagian atribut serta pengerahan massa masih mendominasi model kampanye partai di Indonesia.
Toko Ampera salah satunya. Toko di lantai 2 tersebut mulai kebanjiran order untuk kampanye politik baik Pilkada, ataupun kampanye Calon Legislatif di daerah. Toko yang telah berbisnis atribut partai selama 17 tahun tersebut juga menjual berbagai seragam seperti satpan dan kaos olah raga. Namun atribut partai yang tinggi penjualannya.
Aat (27) salah seorang karyawan mengatakan ia hanya menerima pesanan minimal 500 buah dan semuanya dapat dikerjakan dalam waktu dua hari. "Berapa pun pesanan kita siap," ujarnya.
Segala jenis atribut partai dijual mulai dari kaos, bendera, jas, rompi, stiker, pin, topi, payung, bola, kerudung, hingga batik partai. Untuk harga tergantung dari bahan yang digunakan. Seperti kaos dijual dengan harga Rp7 ribu Rp8 ribu, bendera sekitar Rp4 ribu Rp80 ribu, kemeja Rp35 ribu, topi Rp5 ribu hingga 11 ribu, stiker Rp 50 ribu per 100 lembar.
Aat mengatakan penjualan atribut untuk pemilu kali ini jauh meningkat dibanding pemilu lalu. Faktornya adalah jumlah partai yang lebih banyak dibanding pemilu lalu. Selain itu desain atribut untuk pemilu kali ini jauh lebih menarik dan kebanyakan partai politik memiliki banyak desain untuk menarik massa.
Mendekati pemilu ini omzetnya sekitar Rp5 juta perhari hanya untuk penjualan atribut partai saja. Bahkan jika sedang banyak order omzetnya naik drastis hingga Rp100 juta perhari. Bulan lalu ada Caleg Golkar yang pesen 10 ribu atribut. "Kurang lebih dia habis Rp100 jutaan lah," ujarnya.
Menurutnya kebanyakan pesanan berasal dari partai-partai besar seperti Golkar, PDIP, serta Demokrat namun dari partai baru pun tidak kalah banyak. "Sekarang lagi banyak pesanan dari Hanura untuk kampanye di daerah ," ujarnya.
Kebanyakan para pedagang di Blok I memiliki stok atribut seperti kaos dan bendera dari berbagai partai untuk pesanan mendadak. Para pedagang biasanya memesan kaos dan bendera langsung dari pabriknya di Bandung. Sedangkan untuk pembordiran dan penyablonan atribut seperti topi, kemeja, rompi serta atribut lain dilakukan sendiri.
Namum Aat mengatakan memasuki bulan puasa ini pesanan sedikit menurun lantaran jarang partai yang melakukan kampanye. Bulan Agustus kemarin ramai. "Ntar habis puasa mulai ramai lagi sampai pemilu tahun depan," ujarnya Aat. Dari pengalaman pemilu 2004 biasanya pesanan mulai naik drastis dua bulan menjelang pemilu.
Lain lagi Agus (35) yang juga pedagang atribut partai. Ia mengatakan omzetnya juga meningkat menjelang pemilu tahun depan. "Selama puasa ini sih pesanan yang paling banyak kerudung dengan sablon lambang partainya," ujarnya.
Dalam sehari ia mengaku mendapat order sekitar 500 hingga 1000 atribut. Kebanyakan untuk saat ini pesanan datang dari daerah seputar Jawa seperti Brebes, Cirebon, Tegal, dan daerah lain. "Yang udah langganan tinggal kirim desain lewat email trus kirim uang ke rekening kita nanti kita kirim kesana," ujarnya. Namun bagi yang belum memiliki desain ia mengatakan siap membuat desain tanpa biaya.
M15-08
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang