TIBLISI, KAMIS - Wakil Presiden Amerika Serikat Dick Cheney mengatakan bahwa AS akan mengembalikan status keanggotan Georgia dalam pakta pertahanan Atlantik Utara NATO.
Kepada Presiden Georgia, Mikheil Saakashvili, Cheney mengungkapkan bahwa AS akan membantu negaranya membangun kembali tatanan demokrasi dan ekonomi setelah konflik dengan Rusia bulan lalu.
Cheney merupakan pejabat tertinggi AS yang secara resmi sempat berkunjung ke Georgia sejak krisis dengan Rusia berlangsung dan menekan bahwa negara-negara Asia Tengah dapat memperhitungkan Washington sebagai kawan yang setia.
"Kami akan menolong bangsa Anda untuk bangkit dan sembuh dari luka, membangun kehidupan ekonomi dan mengembalikan kehidupan demokrasi, kemerdekaan dan lebih jauh lagi integrasi dengan barat," ujar Cheney dalam sebuah pernyataan kepada Saakashvili.
"Dalam hatinya, rakyat Georgia adalah bangsa yang berani dan dengan Amerika mereka bisa menjadi teman setia."
Kunjungan singkat Cheney ke Tbilisi ini menyusul pengumuman Rabu yang menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memberikan batnuan senilai 1 milyar dolar Amerika yang akan dibawa oleh tenaga kemanusiaan dan rekonstruksi. Sebelumnya bantuan senilai 30 juta dolar Amerika telah diberikan ke Georgia.
"Amerika akan membantu Georgia untuk membangun kembali posisinya sebagai negara yang kemajuan ekonominya paling pesat di dunia," ujar Cheney.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang