Penjual Gorengan Untung Rp600 Ribu per Hari

Kompas.com - 05/09/2008, 12:31 WIB

MAKASSAR, JUMAT - Pedagang kaki lima (PKL) yang menjual gorengan di Makassar, Sulawesi Selatan, banyak  meraup keuntungan di awal bulan Ramadan ini.
    
Seorang pedagang asal Toraja, Dani,  yang menjual gorengan ayam semacam produk Kentucky Fried Chicken yang mangkal di jalan Abdullah Daeng Sirua Makassar, Jumat, menyatakan meraih keuntungan besar di bulan Ramadan ini karena omset penjualannya meningkat dibanding sebelumnya.
    
Menurut Dani, sebelum Ramadan, ia biasa memotong ayam enam ekor per hari tetapi memasuki bulan puasa ini memotong delapan sampai 10 ekor per hari. "Selama masuk puasa ini, ayam yang saya potong setiap hari meningkat dari enam ekor menjadi 10 ekor," katanya.
    
Untuk menyiasati kenaikan harga ayam, minyak dan bumbu dapur,  ia terpaksa membeli ayam yang agak kecil."Saya membeli ayam yang agak kecil, supaya harganya dapat  dijangkau masyarakat karena besar kecilnya ayam cara potong tetap dan harganya tidak dinaikkan," katanya.
    
Harga untuk dada dijual Rp4.500/potong, paha atas Rp4.500/potong, paha bawah Rp4.000/potong, sayap Rp3.000/potong, leher Rp1.500/potong dan hati Rp2.500.
    
Bisnis ini telah digelutinya selama enam tahun dan dalam bulan Ramadan ini keuntungan yang diraihnya meningkat lebih 15 persen dari hari biasa, ujarnya tanpa mau menyebut angka pasti.
    
Tahun ini omzet penjualan tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya karena harga kebutuhan pokok  melambung akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sehingga masyarakat semakin selektif dalam membeli keperluan sehari-hari, kata Dani.
    
Sementara itu, Supriyadi seorang penjual gorengan lainnya asal Jember, Jawa Timur, yang berjualan di Jalan Urip Sumoharjo Makassar mengatakan, di bulan Ramadan ini dapat meraup keuntungan sampai Rp600.000/hari.
    
Keuntungan itu didapat dari empat gerobak miliknya yang ada di jalan Abdullah Daeng Sirua, Perumnas Antang, Jalan Leimena dan di jalan Urip Sumoharjo Makassar. Gorengan yang dijual mulai dari ayam goreng ala kentucky Fried Chicken, tempe, tahu, bakwan dan pisang molen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau