SPBU di Bandung Mulai Jual Minyak Tanah Kemasan

Kompas.com - 05/09/2008, 12:49 WIB

BANDUNG, JUMAT - Sebanyak 35 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bandung dan Cimahi, Jawa Barat, mulai menjual minyak tanah non subsidi dalam bentuk kemasan.
    
"Sebagai tahap awal dilakukan di 35 SPBU dulu, selanjutnya diarahkan di SPBU lainnya," kata Sales Refresentatif Pertamina Cabang Bandung, Zibali Hizbulmasih di Bandung, Jumat.
     
Harga minyak tanah kemasan itu dijual di SPBU seharga Rp12.500 per liter. Minyak tanah non subsidi itu dikemas dalam bentuk jerigen atau kompan lima liter.
    
"Minyak tanah kemasan itu dijual dengan sistem refil seperti air mineral," kata Zibali. Ia menyebutkan, jumlah SPBU di Kota Bandung sekitar 180 unit. Namun penjualan minyak tanah kemasan itu di titik-titik tertentu yang masih banyak konsumen minyak tanahnya.
    
"Minyak tanah kemasan itu untuk konsumen yang tidak mau mengganti minyak tanah dengan BBM lainnya. Kita fasilitasi mereka dalam bentuk kemasan," katanya.
     
Lebih lanjut Sales Refresentatif Pertamina yang menangani minyak tanah dan elpiji itu menyebutkan, minyak tanah bersubsidi sudah ditarik total di Kota Bandung dan Cimahi.
     
Minyak tanah tetap dijual dengan harga non-subsidi. Di tingkat eceran minyak tanah di Kota Bandung dan sekitarnya mencapai Rp7.500 hingga Rp8.000. Sedangkan di Kabupaten Subang dan Purwakarta, Pertamina masih memberlakukan kartu kendali penjualan minyak tanah.
     
"Kami masih terus melakukan sosialisasi konversi minyak tanah ke elpiji sehingga kompor gas yang sudah mereka terima tidak dijual lagi," kata Zibali. Ia menyebutkan, penggunaan elpiji lebih hemat ketimbang dengan menggunakan minyak tanah. Apalagi saat ini minyak tanah bersubsidi sudah ditarik dari Bandung.
     
"Kesadaran masyarakat juga diperlukan untuk mendukung program konversi ini, bila masyarakat kompak saya optimis program konversi bisa dirasakan manfaatnya oleh semuanya," kata Zibali Hizbulmasih menambahkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau